DetikNews
Rabu 25 April 2018, 19:33 WIB

Ini Alasan Disdik DKI Gagal Lelang Mebel untuk 183 Sekolah

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Ini Alasan Disdik DKI Gagal Lelang Mebel untuk 183 Sekolah Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI gagal melakukan lelang mebel untuk 183 sekolah. Nilai lelang mencapai Rp 87 miliar.

"Jumlahnya 183 sekolah dengan nilai anggaran Rp 87 miliar. Kalau jumlah bangkunya berapa saya nggak paham," kata Kepala Disdik DKI Sopan Adrianto di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Sopan mengatakan proses gagal lelang terjadi karena tidak memenuhinya spesifikasi perusahaan yang mendaftar. Dia menyebut ingin setiap sekolah memperoleh mebel dengan kualitas baik.

"Pokoknya kami ingin di tahun ajaran berikutnya anak-anak sekolah bisa menikmati pengadaan mebel yang sudah ada anggarannya," ucap Sopan.

Sopan mengatakan pengadaan mebel telah tertunda sejak 2014. Dia mengaku tidak mengetahui teknis kenapa selalu terjadi gagal lelang karena hal tersebut dikerjakan oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov DKI.


"Kalau itu ranahnya BPBJ, jangan tanya saya. Proses yang namanya lelang itu semua ada di BPBJ. Saya nggak mau comment. Kita sudah mengusulkan itu dilakukan lelang ulang, selesai," ucap Sopan.

Sopan mengutarakan alasannya memilih BPBJ DKI daripada Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah (LKPP). Menurutnya, tidak spesifikasi mebel yang sesuai di e-katalog LKPP dan butuh proses lama untuk mengusulkan spesifikasi mebel yang diharapkan.

"Intinya pada saat kita butuh sesuai kebutuhan yang bener-bener dibutuhkan. Nah kalau sekarang dibutuhkan tapi tidak ada di e-katalog, pakai apa. Misalnya gini di e-atalog untuk duduk, adanya 3 bulan sudah hancur. Saya nggak mau dong. Misal ada barang itu kita pilih yang terbaik. Yang terbaik kita usulkan di e katalog belum terbit," paparnya.

Sopan menegaskan tidak ada dampak berarti dari gagalnya lelang tersebut. Disdik masih bisa menggunakan mebel lama untuk dinasnya.

"Faktanya proses KBM (kegiatan belajar mengajar) berjalan. Hanya memang kalau idealnya bangku-bangku yang baik, tapi selama itu kan belum ada. Kita gunakan bangku-bangku yang masih ada," paparnya.

Sebelumnya, Wagub DKI Sandiaga Uno menyayangkan kegagalan lelang pengadaan mebel sekolah. Sandiaga mengaku sudah beberapa kali mengingatkan jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar lelang tersebut segera diselesaikan.

"Berkali-kali saya ingatkan. Dari saya sudah bilang pokoknya harus sekarang, kalau nggak ini kejadiannya peserta didik itu tidak memiliki mebel-mebel untuk proses pembelajaran dan juga kegiatan yang ada di sekolah. Sekarang kan sudah berkali-kali gagal, sudah 2 kali gagal," kata Sandiaga di Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (23/4).
(fdu/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed