Korban Tabrakan KRL Pasar Minggu di RS Pasar Rebo Kritis

Korban Tabrakan KRL Pasar Minggu di RS Pasar Rebo Kritis

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2005 11:11 WIB
Jakarta - Seminggu sudah tabrakan kereta api rel listrik (KRL) di Pasar Minggu berlalu. Namun enam korban masih dirawat di RS Pasar Rebo. Salah satu di antara mereka, kini dalam kondisi kritis. Korban yang kini kondisinya kritis itu adalah Ny Imas (25). Hari ini, Jumat (8/7/2005), Ny Imas masih dirawat di ruang ICU lantai empat RS Pasar Rebo karena mengalami trauma abdomen. Tony, suami Ny Imas, menuturkan, istrinya masuk ruang ICU pada 6 Juli 2005 pukul 16.00 WIB. "Saat ini istri saya sedang kritis. Dia masih dibantu selang infus dan harus transfusi darah," kata Tony saat ditemui detikcom di RS Pasar Rebo, Jakarta Timur.Tony kini diselimuti rasa cemas soal biaya perawatan istrinya. Hingga kini pihak Jasa Raharja belum menghubungi dirinya. "Saya bingung kalau nanti biayanya mahal," katanya dengan sedih.Selain Ny Imas, korban yang masih dirawat di RS Pasar Rebo adalah Harjono (35) yang menderita patah kaki, Kaharuddin (57) yang mengalami contusio jaringan, Siska (26) yang mengalami trauma tulang belakang, Nur Fitriani (28) yang menderita trauma kepala, dan Dery (54) yang mengalami cidera kranioserebral ringan (CKR).Tabrakan KRL terjadi di Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis, 30 Juni 2005, pukul 16.15 WIB. Akibat tabrakan itu, lima orang tewas. Korban terakhir yang tewas adalah Siti Massamah alias Bunga Citra Lestari yang meninggal di RS UKI Cawang pada Kamis, 7 Juli 2005. (iy/)


Berita Terkait