DetikNews
Rabu 25 April 2018, 17:25 WIB

Didorong Jadi Cawapres Prabowo, Aher: Amin

Zunita Amalia Putri - detikNews
Didorong Jadi Cawapres Prabowo, Aher: Amin Ahmad Heryawan (Zunita/detikcom)
Jakarta - Nama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dikabarkan mempunyai peluang besar untuk maju menjadi cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Aher pun angkat bicara soal kemungkinan itu.

"Itu keputusan bagaimana-bagaimana itu kan urusan DPP, urusan elite partai. Saya kan tidak ngikutin dan tidak terlibat dalam urusan-urusan keputusan elite partai. Yang jelas adalah kita ikuti saja bagaimana program partai ke depan," kata Aher kepada wartawan di gedung Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Politikus PKS ini siap menerima penghargaan dan kritik serta masukan dari masyarakat terkait dengan hasil survei yang dilakukan partainya. Nama Aher memang memang disebut menjadi kandidat terkuat yang memperoleh suara terkuat untuk menjadi capres/cawapres dari PKS.


"Ya penghargaan demi penghargaan alhamdulillah kita terima, termasuk sejumlah orang yang memandang dengan sudut pandang masing-masing juga terima kasih. Termasuk juga yang mengkritik, saya terima kasih, boleh jadi yang mengkritisi dan memandang positif seimbang saja," jelas dia.

"Saya ingin mendapatkan ketenangan hidup. Mau dikritik sehebat apa pun toh tidak melukai diri, kan begitu, ya sudah kita terima, justru kritik itu menjadi pemicu bekerja lebih baik," lanjut Aher.

Saat ditanya mengenai kesiapan dirinya menjadi cawapres Prabowo, Aher kembali menyatakan menunggu keputusan DPP PKS. Namanya masuk di daftar sembilan kandidat capres/cawapres dari PKS, dan menjadi salah satu yang terkuat.

"Saya kira kita tunggu bagaimana keputusan DPP, ngalir sajalah, saya sering ketika ada mendoakan (cawapres), jawaban saya amin," ucap Aher.

Dia tak mau banyak bicara soal peluangnya menjadi cawapres Prabowo. Aher hanya meminta agar didoakan.

"Semua pihak yang mendoakan kebaikan saya, termasuk urusan-urusan nasional, saya jawabannya amin saja. Mudah-mudahan Tuhan memberikan yang terbaik kepada kita," ungkapnya.


Sebelumnya, Ketua DPP PKS Al Muzzammil Yusuf mempersilakan Gerindra mempertimbangkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai cawapres bagi Prabowo Subianto. Namun nantinya hal itu harus dibahas dengan Majelis Syuro PKS sebelum diputuskan secara resmi.

"Kalau menurut teman-teman Gerindra, dari PKS memang Kang Aher yang paling besar dukungan publiknya untuk kemenangan pilpres, maka kemudian kita bicarakan lebih lanjut dengan Majelis Syuro PKS untuk diputuskan secara resmi oleh Majelis Syuro PKS dari 9 nama menjadi 1 nama," kata Al Muzzammil Yusuf.

Meski begitu, hingga kini Gerindra belum memutuskan siapa tokoh yang akan dipasangkan dengan ketumnya pada Pilpres 2019. Prabowo sudah menyatakan siap kembali nyapres.
(elz/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed