DetikNews
Rabu 25 April 2018, 14:50 WIB

Masih Bantu Operasi di Poso, TNI Kedepankan Pendekatan Teritorial

Indra Komara - detikNews
Masih Bantu Operasi di Poso, TNI Kedepankan Pendekatan Teritorial Mayjen Sabrar Fadhilah (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Operasi Tinombala guna menindak kelompok teroris di Poso, Sulawesi Tengah, terus berlanjut. Dalam operasi ini, TNI masih dilibatkan bersama Polri dan akan mengedepankan pendekatan teritorial.

"Kita kerja sama di situ, bersama-sama mengatur tugas, mana yang tugasnya lebih ke kepolisian, mana yang tugasnya kepada TNI. Diatur di situ dan kita bekerja sama yang kuat. Hasilnya kan bisa dilihat sendiri. Kita lebih mengedepankan operasi teritorial dengan bakti kesehatan, kesejahteraan, itu yang dikedepankan," ujar Kapuspen TNI Mayjen Sabrar Fadhilah seusai apel di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Fadhilah mengatakan masih ada kelompok teroris yang bergerak di Poso. Selain itu, TNI mengawasi pengaruh dari dunia internasional terkait pergerakan kelompok teroris tersebut.


"Masih ada yang bergerak. Kita kan tidak hanya berbicara di situ, ini kaitannya juga ada dari dunia internasional. Nah, itu juga harus dikawal, dijaga, supaya tidak ada pengaruhnya," paparnya.

"Dipengaruhi lewat internet, bisa lewat media, bisa lewat saling berhubungan, itu yang perlu dijaga," sambung Fadhilah.

Meski demikian, Fadhilah melihat jumlah kelompok teroris yang masih bergerak di Poso sudah menyusut. Sehingga operasi teritorial dikedepankan untuk melakukan pendekatan humanis kepada kelompok teroris.

"Mereka semakin kecil, tapi kita tidak boleh waspada. Artinya, menjaga supaya tidak berkembang lagi. Maka dilakukanlah operasi teritorial, pendekatan yang lebih humanis untuk semakin menyadarkan bahwa, lebih bagus, lebih sejahtera bergabung republik yang kita cintai ini," tutur Fadhilah.


Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Operasi Tinombala tetap berlanjut karena masih ada teroris yang beraksi di Poso.

"Operasi penanganan terorisme masih kita lakukan di Poso, Operasi Tinombala, karena masih ada kurang dari 10 orang lagi yang masih melakukan aksi di sana," ujar Tito dalam rapat bersama Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3)

"Ini operasi belum kita cabut, masih kita lakukan," tegas Tito.
(idn/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed