PKB Alwi Gelar Muktamar Paling Lambat September 2005

PKB Alwi Gelar Muktamar Paling Lambat September 2005

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2005 10:15 WIB
Jakarta - Sama-sama 'berdarah' NU, namun PKB Muhaimin-Gus Dur dan PKB Alwi-Saifullah masih saja belum ada kata sepakat untuk bersatu. Bahkan, konflik di antara mereka bisa jadi makin runcing. Sebab, PKB Alwi sudah menetapkan akan menggelar muktamar II paling lambat September 2005. Hal ini telah menjadi keputusan Musyawarah Pimpinan (Mupsim) PKB versi Alwi, Kamis (7/7/2005). Kelompok Alwi ini menyebut Muspim ini dengan Muspim versi ulama. Dalam muktamar nanti, agenda utamanya adalah memilih Ketua Umum Dewan Syura dan Ketua Umum Dewan Tanfidz. "Ini dilakukan agar segera dapat menyelesaikan masalah kepemimpinan PKB di tingkat nasional yang akan menjadi rujukan bagi institusi dan lembaga demokrasi seperti KPU, pemerintah, DPR, maupun partai politik," kata Sekjen DPP PKB Saifullah Yusuf.Menurut Gus Ipul, panggilan akrab Saifullah, hingga sekarang, belum ada kejelasan di mana muktamar II akan digelar. Tapi, saat ini sudah ada lima alternatif, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. DPW di masing-masing provinsi itu sudah siap untuk menggelar muktamar. Berdasarkan rilis yang diterima detikcom, Jumat (8/7/2005), Muspim yang digelar di Hotel Kartika Chandra ini dihadiri 31 dari 33 DPW PKB seluruh Indonesia. Hadir juga dalam Muspim sejumlah kiai NU berpengaruh. Antara lain, KH Abdurrahman Chudlori (Tegalrejo, Magelang), KH Muhaiminan Gunardo (Parakan, Temanggung), KH Warsun Munawir (Krapyak, Yogyakarta), KH Soleh Qosim (Sepanjang, Sidoarjo), KH Mas Subadar (Besuk, Pasuruan), KH Zainuddin Jazuli (Ploso, Kediri), KH Idris Marzuki (Lirboyo, Kediri), KH Idris Hamid (Pasuruan), KH Nurul Huda Jazuli (Lirboyo, Kediri), serta KH Ubaidillah Faqih (Langitan, Tuban).PKB Alwi-Ipul memang berunjuk gigi. Setelah menggelar Muspim, pada Kamis (7/7/2005) malam, PKB Alwi juga menggelar peringatan HUT PKB ke-7 di di PP Asshiddiqiyah milik KH Nur Muhammad Iskandar SQ di Kedoya, Jakarta Barat.Para kiai sepuh dan tokoh PKB hadir dalam acara tersebut. Juga habaib serta ribuan orang memadati kompleks pesantren yang berlokasi di Jakarta Barat itu. Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Timur, Drs H Choirul Anam, didaulat membacakan hasil-hasil Muspim didampingi para pengurus DPW PKB seluruh Indonesia. (asy/)


Berita Terkait