"Mungkin nggak ada kaitannya dengan Pertamina. Itu ilegal," kata Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Rabu (25/4/2018).
Syamsu mengatakan, sumur minyak itu dikelola oleh masyarakat setempat. Masyarakat melakukan pengeboran secara mandiri.
"Masyarakat yang melakukan pengeboran di sana," ujar dia.
Syamsu menambahkan, PT Pertamina juga tidak memiliki sumur minyak di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, PT Pertamina menurutnya ikut membantu melakukan pemadaman api.
"Nggak ada (yang dekat), Pertamina membantu memadamkan setahu saya. Jadi bukan sumurnya Pertamina," ujar dia.
(hri/hri)











































