Inggris Gelar Perburuan Besar Tangkap Pelaku Bom
Jumat, 08 Jul 2005 08:01 WIB
Jakarta - Pemerintah Inggris fokuskan pada operasi intelijen besar-besaran menangkap pelaku sejumlah peledakan bom di London. Hingga saat ini belum diketahui secara persis siapa pelaku peledakan bom itu, meskipun organisasi yang bernama Al-Qaeda Eropa mengklaim bertanggung jawab atas peledakan itu.Namun, rangkaian serangan bom yang menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai 700 orang ini memiliki ciri-ciri serangan yang terkait dengan Al-Qaeda. "Serangan itu memiliki semua ciri jaringan Al-Qaeda. Paling tidak, serangan ini terilhami oleh kelompok Al-Qaeda," kata Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw, seperti dikutip dari kantor berita BBC, Kamis (7/7/2005).Semua aparat keamanan dikerahkan untuk menguak kasus ini. Sejak peledakan itu, puluhan staf intelijen bekerja habis-habisan mengejar para pelaku empat ledakan di kereta bawah tanah dan bus London yang menewaskan sedikitnya 40 orang dan 700 luka-luka. "Namun, untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaku serangan ini, masih membutuhkan waktu beberapa hari," ujar Straw.Mengenai klaim dari Al-Qaeda Eropa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini, pemerintah Inggris terus menyelidiki kebenaran klaim tersebut. Inggris juga menyelidiki mengenai hubungan serangan ini terhadap "pembantaian" yang dilakukan Inggris di Irak dan Afghanistan, seperti dirilis dalam situs kelompok Al-Qaeda. Selain itu, Inggris juga menyelidiki apakah peledakan ini ada unsur bom bunuh diri.Sebelumnya, kelompok Al-Qaeda Eropa memperingatkan Denmark dan Italia untuk menarik tentaranya yang ada di wilayah Timur Tengah. Kelompok ini akan melakukan serangan serupa jika kedua negara itu tidak menarik tentaranya.
(atq/)











































