DetikNews
Rabu 25 April 2018, 06:30 WIB

Fakta-fakta Pertemuan Jokowi dengan PA 212 di Istana Bogor

Niken Purnamasari - detikNews
Fakta-fakta Pertemuan Jokowi dengan PA 212 di Istana Bogor Foto: dok
FOKUS BERITA: Jokowi Bertemu PA 212
Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada Minggu (22/4) lalu. Pertemuan keduanya menarik perhatian sekaligus memunculkan sejumlah fakta terbaru. Apa saja?

Jubir PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, pertemuan tersebut sebagai pertemuan lanjutan. Sebelumnya Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) telah bertemu Jokowi di Istana Negara pada Juni 2017.



"Ini kan berupaya. Maksudnya sama-sama mencari solusi terbaik dengan berbagai macam hal. Ini lanjutan kan Idul Fitri (tahun) kemarin. Perwakilan kita digawangi oleh GNPF MUI, yang sekarang namanya GNPF Ulama. Kita juga silaturahmi ke Istana Presiden saat itu," ujar Novel saat dimintai konfirmasi, Selasa (24/4/2018).

Selain itu, berikut fakta-fakta terkait pertemuan Jokowi dengan PA 212.

1. Pertemuan Berlangsung di Istana Bogor

Ketua Umum DPP PA 212 Slamet Maarif mengatakan pertemuan berlangsung di Istana Bogor.

Hal itu disampaikan melalui undangan konferensi pers yang diterima detikcom. Disebut pertemuan berlangsung pada Minggu (22/4) lalu di Istana Bogor.



"UNDANGAN JUMPA PERS. Menyikapi viralnya Pertemuan Team 11 bersamaan Presiden di Istana Bogor, Ahad 22-4-2018 maka kami mengharapkan kehadiran rekan - rekan Media dalam Jumpa pers di Tebet, Jakarta Selatan, besok," salah satu penggalan isi undangan yang diterima detikcom, Selasa


2. Ada 4 Pengurus yang Ikut Berbincang dengan Jokowi

Dari foto yang diterima detikcom, Selasa (24/4), Jokowi terlihat berada di salah satu ruangan masjid. Dia terlihat memakai kemeja lengan panjang berwarna putih, celana panjang, dan peci berwarna hitam. Pin presiden tersemat di bagian dada kanan kemeja putihnya.

Jokowi berdiri diapit pengurus Persaudaraan Alumni 212, di antaranya Al-Khaththath, Sobri Lubis, Usamah Hisyam, Slamet Maarif, dan Yusuf Marta. Para pengurus Persaudaraan Alumni 212 itu terlihat berbincang dengan Jokowi.



3. Pertemuan Membahas Rembuk Nasional

Juru bicara PA 212 Novel Bamukmin mengatakan pertemuan itu untuk membahas isu nasional.

"Pertemuan ini guna mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang sama-sama kita hadapi saat ini, yang merupakan berbagai kasus yang ada agar kita bisa mengadakan rembuk nasional," kata Novel lewat pesan singkat, Selasa (24/4/2018).


4. Isu Pilpres Masuk dalam Pembahasan di Pertemuan

Salah satu tujuan pertemuan Jokowi dengan PA 212 agar Pilpres 2019 berjalan damai.

"Itu perlunya kita silaturahmi agar permasalahan yang satu ini. Jika sebelumnya berhadap-hadapan dengan pemerintah, bisa kita menjalin kebersamaan kembali dengan komunikasi yang sehat dan nggak selalu berhadap-hadapan. Agar menuju pilpres dan pilkada damai," kata jubir PA 212, Novel Bamukmin, saat dihubungi detikcom, Selasa (24/4/2018).

Selain itu, Novel mengatakan pertemuan dengan Jokowi bertujuan membangun komunikasi dengan pihak pemerintah. Sebab, selama ini ada hal yang membuat PA 212 tidak sejalan dengan pemerintah.

"Untuk itu, kami nggak pernah jera membangun komunikasi silaturahmi agar pilpres ke depan berjalan dengan damai. Tidak ada yang saling dikorbankan," lanjut Novel.
(nkn/yas)
FOKUS BERITA: Jokowi Bertemu PA 212
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed