DetikNews
Selasa 24 April 2018, 16:00 WIB

Kogasma PD: Cak Imin Kebelet Jadi Wapres

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kogasma PD: Cak Imin Kebelet Jadi Wapres Foto: Cak Imin. (Gibran Maulana/detikcom).
Jakarta - PKB mengusulkan pendaftaran capres/cawapres dimajukan. Kogasma Partai Demokrat (PD) pun menilai PKB 'kebelet' untuk memajukan sang ketum, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), di Pilpres 2019.

"Kayaknya PKB takut dan kebelet supaya Cak Imin jadi wapres hahahaha," ujar Deputi Bidang Media Kogasma PD Putu Supadma Rudana saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (24/4/2018).

Bila usul PKB direalisasi, Ketua Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa tidak memenuhi syarat maju di pesta demokrasi mendatang. AHY sendiri memang tengah disorongkan Demokrat untuk maju di Pilpres 2019.


"PKB kayaknya takut sama mas AHY," tutur Putu.

Lukman mengusulkan agar pendaftaran pasangan capres/cawapres di Pilpres 2019 dimajukan. Dari tanggal 4-10 Agustus 2018, menjadi 27 Juli sampai dengan 3 Agustus 2018.

AHY terancam gagal maju karena ada aturan dalam UU Pemilu mengenai syarat usia capres/cawapres yakni 40 tahun. Dengan aturan saat ini, putra sulung Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut masih bisa maju di Pilpres 2019.

Kogasma PD: Cak Imin Kebelet Jadi WapresFoto: Putu Supadma Rudana (kiri) bersama AHY (tengah). Dok Istimewa.

Namun bila pendaftaran dimajukan dengan deadline 3 Agustus 2018, AHY tidak memenuhi syarat. Pasalnya, AHY baru tepat berusia 40 tahun pada 10 Agustus 2018.

Demokrat menilai ada upaya tertentu dari usul yang diajukan PKB. Putu pun mengajak PKB untuk bersaing sehat.

"Ayolah berkompetisi yang baik dan sinergi bersama membangun bangsa dan negeri," kata anggota Komisi X DPR itu.

Seperti diketahui, PKB tengah gencar menyorongkan Cak Imin agar menjadi cawapres untuk Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Di sela-sela itu, PKB mengusulkan soal majunya pendaftaran capres/cawapres. Namun PKB membantah sedang berupaya menjegal AHY.


"Seribu persen tidak benar, semuanya sahabat PKB, dan dalam demokrasi tidak boleh saling jegal," kata Wakil Sekretaris PKB Daniel Johan saat dihubungi detikcom, Selasa (23/4).

Daniel menyebut justru PKB menilai AHY sebagai sosok yang potensial. AHY menurutnya, sosok pemimpin masa depan.

"Pemimpin masa depan, makanya PKB kan mengusung AHY di Pilgub DKI," tuturnya.
(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed