Dewan Muslim Inggris Protes Pernyataan Tony Blair
Jumat, 08 Jul 2005 06:01 WIB
Jakarta - Pernyataan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyulut protes. Dia menuduh pelaku peledakan di sejumlah tempat di London, Inggris dilakukan atas nama Islam. Dewan Muslim Inggris langsung protes. Meskipun Blair mengatakan Islam melarang terorisme, sejumlah anggota dewan Muslim Inggris menilai pernyataan Blair terlalu terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Pernyataannya ini juga dinilai memojokkan umat Islam."Pesan Islam adalah perdamaian. Sangat berbahaya menyebut pelakunya adalah teroris Islam," kata Ketua Dewan Muslim Inggris Iqbal Saqrani, seperti dikutip kantor berita BBC, Kamis (7/7/2005).Dewan Muslim Inggris pun mengutuk serangan yang menewaskan sedikitnya 40 orang itu. Blair mengungkapkan, warga Muslim di London bukanlah pelaku peledakan ini. Kebanyakan umat muslim yang tinggal di London merupakan warga negara yang baik dan patuh kepada hukum. "Serangan ini pasti dilakukan oleh kelompok ekstrimis," katanya.Melihat negerinya diporak-poranda oleh serangkaian ledakan, Blair mencoba mengangkat jiwa patriotisme warga Inggris. Inggris, kata Blair, tidak akan terintimidasi dan kalah dari aksi terorisme. "Ini adalah hari sedih buat rakyat Inggris, tetapi kita akan tetap teguh sebagai bangsa. Saat mereka mau membelah dan mengintimidasi kita, kita tidak akan terbelah dan tekad kita akan tetap kuat," tegasnya.Blair kembali ke London di tengah berlangsungnya pertemuan tingkat tinggi G-8 di Gleneagles, Skotlandia. Blair telah menegaskan bahwa pertemuan tersebut akan tetap berjalan.Sebelumnya, negara-negara yang tergabung dalam G-8 sempat menyatakan bahwa serangan ini bukanlah serangan terhadap London saja. Serangan ini merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. "Bukan hanya serangan terhadap satu bangsa, tetapi terhadap semua bangsa dan kemanusiaan," Blair juga mengutuk serangkaian pemboman teroris yang mengakibatkan semua sistem kereta api bawah tanah London ditutup hari ini. Dia menekankan, kelompok teroris mestilah menyadari bahwa ketetapan dunia untuk mengalahkan mereka adalah lebih besar daripada usaha mereka untuk memaksakan terorisme kepada dunia.
(atq/)











































