detikNews
Selasa 24 April 2018, 13:15 WIB

Belum Ada Unsur Prostitusi Terkait ABG yang Dijadikan LC Karaoke

Matius Alf - detikNews
Belum Ada Unsur Prostitusi Terkait ABG yang Dijadikan LC Karaoke Foto: Edi Wahyono
Depok - Polisi masih menyelidiki dugaan tindak pidana eksploitasi anak terhadap 4 ABG yang dijadikan pemandu lagu (lady companion) di tempat karaoke di Bojong Gede, Bogor. Polisi belum menemukan adanya tindak pidana prostitusi terkait kasus tersebut.

"Sementara itu belum, hasil interogasi sementara (korban) hanya mendampingi saja," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro kepada wartawan di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Selasa (24/4/2018).

Berdasarkan keterangan korban, mereka hanya diminta untuk mendampingi para tamu yang bersenang-senang di tempat kareaoke tersebut. Mereka mendpatkan fee untuk minuman yang dijual kepada pengunjung.


"Mereka dampingi karaoke dan nawarin minuman, dapat Rp 5 ribu per botol," imbuhnya.

Polis telah menahan Mami Evi (54), wanita yang mempekerjakan keempat anak berusia 15-16 tahun itu. Sementara tempat karaokenya sendiri sudah tutup.

"Nggak ditutup, (karaoke) tetap jalan, tapi orangnya kita tahan. Mami Evi karena ditahan otomatis (temppat) tutup karena Evi pemilik langsung juga," sambungnya.

Polisi juga tidak menemukan adanya narkoba di tempat hiburan tersebut. "Temuan (narkoba) nggak ada, yang digeledah buku rekapan, botol minuman keras, karena itu dasar menjual dia," tuturnya.

Tempat karaoke itu digerebek pada Sabtu (21/4) malam lalu setelah polisi mendapatkan informasi adanya ABG yang dipekerjakan sebagai LC di lokasi tersebut. Para korban mengaku tidak mendapat pekerjaan dari Evi, karena mereka sendiri membutuhkan uang untuk membantu orang tua.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com