Kehadiran Zulkifli disambut langsung pendiri Kampung Inggris Pare, Kalend Osen. Melalui pria yang telah sepuh tersebut, kini Kampung Inggris Pare berkembang menjadi salah satu pusat pembelajaran Bahasa Inggris berbasis lingkungan.
Menurutnya, bahasa adalah jendela untuk bersaing di era globalisasi dan pasar bebas. Ia percaya, melalui pembelajaran intensif, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bisa unggul dari tenaga kerja asing
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangsa Indonesia, lanjut Zulhasan, pernah punya sosok Agus Salim yang menguasai lebih dari 10 bahasa. Dia juga mengaku hormat dan mengapresiasi inovasi Kalend. Menurutnya inovasi ini memberi manfaat untuk banyak orang.
"Semoga dari Pare Kediri ini lahir Agus Salim Agus Salim baru yang harumkan nama Indonesia. Saya banyak dengar di media dan media sosial tentang kampung inggris ini. Alhamdulillah sekarang baru kesampaian bisa ke sini langsung. Ini inovasi sederhana tapi hebat," ungkapnya.
Sementara itu, bagi Kalend yang mempelopori kursus Bahasa Inggris di Pare menuturkan, pembelajaran bahasa asing tersebut dilakukan sangat intensif. Ini yang jadi kunci keberhasilan Pare dalam urusan pembejaran bahasa tersebut.
"Semua di lingkungan Pare sini harus berbahasa Inggris. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi," kata Kalend.











































