Masih Umroh, Penyidik Jadwalkan Periksa Achmad Djunaedi 12 Juli
Kamis, 07 Jul 2005 19:06 WIB
Jakarta -
Status cekal yang diberlakukan untuk mantan Direktur Utama Jamsostek Achmad Djunaedi tampaknya tak mempan. Buktinya, tersangka kasus dugaan korupsi pembelian obligasi subordinasi oleh PT Jamsostek senilai Rp 100 miliar dari Bank Global itu masih bebas ke luar negeri dengan alasan menjalankan umroh. Akibatnya, pemeriksaan terhadap Achmad Djunaedi yang telah dijadwalkan dua kali tak kunjung terlaksana. "Kami akan menjadwalkan pemanggilan ulang tanggal 12 Juli mendatang," kata Wakil Ketua Timtas Tipikor Brigjen Pol Indarto saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon seluler, Kamis (7/7/2005). Menurut Indarto, Achmad Djunaedi dicekal sejak pekan lalu. Kemudian pada Selasa (5/5/2005), Djunaedi ditetapkan sebagai tersangka. Pada hari itu juga, ia dipanggil oleh Timtas Tipikor. Namun Djunaedi tidak datang dengan alasan umroh.Lalu kapan Achmad Djuanedi berangkat umroh? Ternyata, menurut Indarto, Djunaedi berangkat umroh bersamaan waktunya dengan pemanggilan pertama sebagai tersangka, Selasa malam (5/5/2005) kemarin. Ini agak aneh. Padahal, Djunaedi sudah dicekal. Saat ditanya mengapa dalam status dicekal, tapi Djunaedi tetap bisa pergi ke luar negeri, Indarto hanya berujar pendek, "Nanti akan saya tanyakan ke penyidik."Timtas Tipikor sempat menjadwalkan pemeriksaan kedua, Kamis (7/7/2005) hari ini . Namun, ketika ditanyakan ke Indarto, Djunaedi dipastikan tidak datang. "Ya tidak datang. Penyidik sudah menghubungi keluarga, dan dipastikan tidak datang," katanya.Indarto mengungkapkan, Timtas Tipikor akan terus melakukan pemanggilan terhadap Achmad Djunaedi. Pemanggilan ketiga, direncanakan selesai umroh. Timtas Tipikor memperkirakan tanggal 12 Juli Djunaedi sudah kembali ke Indonesia. Namun ketika didesak apakah ada kepastian Djunaedi pulang, Indarto malah tertawa. " Ya orang umroh kan tak jelas pulangnya," tambahnya. Lalu bagaimana dengan status cekal terhadap Achmad Djunaedi? Menurut Indarto, hal ini tentu akan diselidiki. Tapi ia tidak menjelaskan penyelidikan seperti apa.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































