KPK 'Nabung' Rp 5 M di BRI

KPK 'Nabung' Rp 5 M di BRI

- detikNews
Kamis, 07 Jul 2005 17:46 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menabung Rp 5 miliar di BRI Cabang Veteran, Jakarta. Sisa dana operasional? O, bukan. Ini adalah barang bukti kasus korupsi di KPU. Barang bukti ini disimpan di bank agar lebih aman.Uang yang ditabung di BRI Cabang Veteran itu adalah barang bukti dalam kasus korupsi dengan tersangka Kepala Biro Keuangan KPU Hamdani Amin dan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin.Namun, tidak seperti lazimnya orang menabung, KPK yang didatangi oleh karyawan bank, bukan sebaliknya. Ada empat pegawai BRI Cabang Veteran yang datang ke Gedung KPK, Jl. Veteran III, Jakarta.Empat pegawai BRI itu datang ke KPK pukul 15.00 WIB, Kamis (7/7/2005), dan keluar sekitar dua jam kemudian. Saat keluar mereka membawa dua tas berukuran besar dan dikawal tiga orang anggota kepolisian. Isi tas? Ya, uang barang bukti korupsi yang ditabung itu. Menurut Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Tumpak Hatorangan Panggabean, barang bukti disimpan di bank setelah berkas Hamdani Amin dan Nazaruddin Sjamsuddin diserahkan ke penuntut umum. "Supaya lebih aman ya JPU menitipkan barang bukti ke bank," katanya.Menurut Tumpak, bunga dari uang tersebut akan disetor ke negara. Selama ini barang bukti itu disimpan di brankas KPK.Barang bukti yang disimpan di BRI itu berupa uang Rp 1.596.211.200, dalam bentuk valas US$ 368.999. Selain itu dalam bentuk cek perjalanan atau travel cheque sebanyak 82 lembar senilai Rp 530 juta."Barang bukti itu dititipkan di BRI dalam bentuk uang dan dimasukkan dalam 16 rekening atas nama KPK," kata Tumpak dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jl. Veteran III, Jakarta. Saat memberikan keterangan Tumpak didampingi penyidik KPK A. Damanik.Kenapa disimpan dalam 16 rekening? Sebab, menurut Tumpak, barang bukti tersebut disita dari berbagai sumber dan dalam berbagai bentuk. Dengan pemisahan dalam 16 rekening akan memudahkan penyidik jika memerlukannya untuk dihadirkan di persidangan.Sebenarnya dari Hamdani Amin juga disita tanah seluas 750 meter persegi yang terletak di Bogor. Tapi, tentu saja, yang ini tidak disimpan di bank. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads