DetikNews
Senin 23 April 2018, 22:03 WIB

Guntur Romli Laporkan Balik Pelapor 'Cuitan Alquran Bukan Kitab Suci'

Idham Kholid - detikNews
Guntur Romli Laporkan Balik Pelapor Cuitan Alquran Bukan Kitab Suci Guntur Romli (berpeci). (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli akan melaporkan balik Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Damai Hari Lubis. Romli mengatakan cuitan soal Alquran yang diperkarakan Hari itu bukan cuitan dia.

"Saya laporkan balik, pencemaran nama baik karena itu hoax," kata Romli saat dihubungi detikcom, Senin (23/4/2018).

Hari awalnya melaporkan Guntur Romli ke Bareskrim atas tuduhan penistaan agama. Hari membawa bukti screenshot cuitan yang beredar di media sosial.

"Guntur Romli mengatakan 'Alquran itu bukan kitab suci, Muhammad bukan orang suci dan bisa digauli'. Itu kami laporkan ke Bareskrim," ucap Hari.


Hari menunjukkan screenshot akun Twitter @GunRomli yang beredar di media sosial. Di kertas itu terlihat cuitan Guntur Romli 'Oleh krn itu, Quran bukan kitab suci, bukan pula menyebabkan kita tabu untuk menggaulinya. Nabi Muhammad bukan pula manusia suci'. Cuitan itu di-posting pada Kamis, 18 Oktober 2010.

Meski sudah lama, lanjut Hari, cuitan Romli itu kembali menjadi viral di media sosial. Cuitannya itu dinilai meresahkan umat Islam.

"Begini, sekarang jadi publik lagi. Kasus nggak ada matinya. Cuitan Romli itu kan sudah lama tahun 2010, tapi hari ini naik lagi ke publik dan buat keresahan," ucap Hari.

Guntur Romli membantah. Dia mengatakan cuitan itu hoax.

"Bukan (cuitan saya), bukan. Saya juga sudah klarifikasi di (akun) Facebook," ujar Romli.


Guntur Romli pun memberikan klarifikasi di akun Facebooknya. Dia juga melaporkan akun Twitter yang dinilai menyebarkan tweet palsu ke Polda Metro Jaya, Minggu (22/4).

Romli melaporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik dan/atau manipulasi data dan/atau ujaran kebencian. Laporan itu tertuang dalam laporan polisi Nomor: LP/2235/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

"Jadi kemarin 22 April saya sudah laporkan akun @netizentopa manipulasi data. Hari ini saya lapor balik pelapor saya Damai Hari Lubis karena pencemaran nama baik," tulisnya.
(idh/dha)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed