"Kalau jadi pemimpin, kita harus mencontoh empat sifat nabi yakni sidiq, amanah, fathonah dan tablig," kata pria yang akrab disapa Rommy ini.
Rommy menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) PPP ke 45 yang diselenggarakan DPC PPP Kota Bogor di GOR Pajajaran, Minggu (22/4/2018) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rommy mengatakan jika keempat sifat itu ada di dalam jiwa pemimpin kita maka dia yakin masyarakatnya akan sejahtera. Rommy meminta kader-kader PPP di Kota Bogor istiqomah dalam memilih pemimpin.
"DPP sudah menetapkan calon walikota dan wakil walikota Bogor kang Ruyat dan kang Zenul. Untuk Jabar kang Ridwan Kamil dan Kang Uu. Tolong amankan di TPS ya," pesan Rommy.
Sebelum menutup orasinya Rommy mengajak massa nyanyi bersama lagu Wali dan ditutup dengan lagu Selamat Ulang Tahun Zamrud. Di atas panggung, Rommy menjadi magnet ribuan simpatisan dan kader PPP se Kota Bogor ini.
Foto: Dok PPP |
Sebelumnya, Ketua DPC PPP Zaenul Mutaqin mengatakan, kader PPP Kota Bogor menginginkan perubahan. Salah satu bentuk perubahan itu adalah dengan menghasilkan pemimpin baru di Kota Bogor pada 27 Juni 2018 mendatang.
"Atas dasar itu karena ini menjadi keinginan kader mari kita wujudkan perubahan itu dengan mencoblos nomor satu RZ tanggal 27 Juni," tegasnya.
Zaenul mengatakan, untuk kali pertama PPP memilih kader terbaiknya sebagai pemimpin di Kota Bogor.
"Kalau dulu partai kita cuma dipakai orang lain sekarang tidak, ini yang membedakan PPP dulu dan sekarang," katanya.
Wakil Bendahara Umum DPP PPP Haries Setiawan optimistis RZ dan Ridwan Kamil beserta Uu bakal menang di Kota Bogor.
"Sejak PPP di pimpin Zaenul muncul kegairahan berpartai di arus bawah PPP Kota Bogor. Ini modal besar untuk PPP jadi partai yang diperhitungkan di Kota Bogor," ujarnya.
Hadir dalam acara tersebut, selain Ketua DPC PPP Kota Bogor Zainul Mutaqin, Calon Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Calon Walikota Bogor Achmad Ruyat, Wakil Sekjen DPP PPP Andi Surya Wijaya dan Wakil Bendahara Umum DPP PPP yang juga Sekjen GPK Haries Setiawan. (ega/ega)












































Foto: Dok PPP