KPK Minta Polisi Aktif Selidiki Korupsi

KPK Minta Polisi Aktif Selidiki Korupsi

- detikNews
Kamis, 07 Jul 2005 14:51 WIB
Jakarta - Sebuah sentilan dilontarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Mabes Polri. KPK meminta Mabes Polri lebih aktif menangani penyelidikan kasus korupsi. Diingatkan, penyidikan tindak pidana korupsi bukan monopoli KPK. "KPK tidak memonopoli penyidikan tindak pidana korupsi. Polisi harus aktif menyelidiki tindak pidana korupsi dengan koordinasi dan supervisi oleh KPK," kata Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Kamis (7/7/2005). Selain menyentil, KPK juga akan mengambil alih penanganan dugaan korupsi di lingkungan Mabes Polri. Mabes Polri diduga melakukan mark up dalam pengadaan alat komunikasi (alkom) dan jaringan komunikasi (jarkom) sebesar Rp 602 miliar. "Ya yang internal akan diambil laih KPK. Mungkin akan lebih efektif jika diambil KPK," tegas Ruki. Ruki di Mabes Polri untuk melakukan penandatanganan memory of understanding (MoU) antara KPK dengan Mabes Polri. Dalam MoU itu, KPK meminta bantuan Mabes Polri untuk memberikan fasilitas untuk meningkatkan kinerja KPK. Fasilitas yang diminta antara lain yakni penggunaan laboratorium forensik, alat sadap, dan rumah tahanan. Implementasi MoU itu, penyidik KPK, kejaksaan, kepolisian akan melakukan pendidikan bersama bulan depan. (iy/)



Berita Terkait