DetikNews
Senin 23 April 2018, 08:38 WIB

Jam Ganjil Genap Maju, Polisi: Selama Uji Coba Tak Ada Penilangan

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Jam Ganjil Genap Maju, Polisi: Selama Uji Coba Tak Ada Penilangan Foto: Samsdhuha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Uji coba ganjil genap yang dimulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, dari sebelumnya pukul 07-00-10.00 WIB, mulai diuji coba di Jakarta. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, selama dua minggu uji coba ini tidak dilakukan tindakan penilangan bagi pengendara yang melanggar.

"Uji coba ini dilaksanakan dua minggu dari mulai tanggal 23 April hingga 4 Mei 2018. Tentunya selama uji coba kita menekankan kegiatan persuasif edukatif," kata Budiyanto kepada wartawan di Bundaran HI, Jl Jend Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (23/4/2018).

"Selama dua minggu tidak ada penilangan ini dalam rangka sosialisasi selama uji coba," sambungnya.

Budiyanto mengatakan, dalam penerapan kebijakan uji coba ini, pihak gabungan baik dari Satlantas Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan DKI, maupun BPTJ giat memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dikatakannya berupa brosur-brosur dan spanduk yang diberikan kepada masyarakat.

Untuk hari ini sendiri terpantau kendaraan yang tidak sesuai aturan seperti kendaraan berpelat genap di tanggal ganjil masih terlihat melintas di ruas Jl Sudirman hingga Thamrin. Kendati begitu, dikatakan Budi, pihaknya tetap memberikan sosialisasi dengan menaruh anggota gabungan baik dari Satlantas Polda Metro Jaya maupun dari Dishub untuk berjaga di persimpangan-persimpangan jalan seputar Jl Sudirman dan MH Thamrin.

"Kita pagi-pagi jam 05.30 WIB kita sudah apel dan masing-masing simpang juga kita ploting anggota gabungan dari Dirlantas maupun Dishub untuk sosialisasi," kata Budiyanto.

Budiyanto berharap dengan diterapkan kebijakan ganjil genap yang dimajukan satu jam ini, masyarakat yang datang dari arah Bekasi maupun sekitarnya dapat berjalan di ruas Jl Sudirman dan Thamrin lebih pagi lagi.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, uji coba ini fokus kepada pelaksanakan Asian Games mendatang. Ia mengatakan, BPTJ memiliki konsep untuk mengatur lalu lintas di seputaran wilayah Jakarta menjelang dan saat Asian Games berlangsung.

"Kita punya konsep bahwa nanti pada bulan Juni sudsh selesai konsep model kita bagiamana merekayasa di Jakarta dan Jabodetabek area sehingga pada bulan Juli kita sudah lakukan uji coba lagi bagaimana kita menangani, menyongsong adanya Asian Games nanti dan pada bulan Agustus awal nanti kita akan implementasikan kebijakan tersebut," kata Bambang.

"Sehingga pada saat even Asian Games nanti masyarakat akan terbiasa mengikuti aturan-aturan yang kita terapkan selama Asian Games," sambungnya.

(jor/aik)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed