DetikNews
Senin 23 April 2018, 07:01 WIB

Ada Demo Ojol di DPR, Masyarakat Diimbau Cari Jalan Alternatif

Arief Ikhsanudin - detikNews
Ada Demo Ojol di DPR, Masyarakat Diimbau Cari Jalan Alternatif ilustrasi demo ojek online (Agung Pambudhy/detikcom).
Jakarta - Komunitas ojek online (ojol) Gabungan Roda Dua (Garda) akan melangsungkan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Polisi mengimbau agar masyarakat mencari jalan alternatif lain untuk menghindari kemacetan.

"Betul (minta masyarakat untuk menghindari depan DPR), kita sosialisasi. Sosialisasi lewat media sudah. Jadi pagi kita akan sosialisai juga," ucap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf, saat dihubungi detikcom, Minggu (22/4/2018) malam.

Sementara itu, untuk rekayasa dan penutupan lalu lintas di depan DPR/MPR masih situasional. Polisi berharap tidak akan terjadi penutupan jalan.


"Upaya kita, tetap untuk tidak tutup jalan. Kita upayakan itu. Kalau tutup, kita buat rekayasa agar pengguna jalan tidak terganggu, kalau dimasukan ke tol untuk roda empat. Kalau tol padat, nanti dialihkan yang arah bandara (Soekarno-Hatta) akan melalui tol Tanjung Priok, atau TB Simatupang," ucap Yusuf.

Rencananya, Ojol Garda akan melakukan aksi di depan DPR/MPR dengan estimasi massa sekitar 10.000 sampai 15.000 orang. Polisi pun telah menyiapkan penjagaan untuk kelancaran aksi yang akan dimulai pada pukul 10.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB.

"Personel ada 7 ribu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono lewat keterangannya, Minggu (22/4).

Argo menjelaskan demo digelar untuk menuntut pengaturan keberadaan angkutan online roda dua. Sementara itu, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional.

"Tuntutan peserta aksi yaitu meminta kepada pemerintah untuk membuat regulasi yang mengatur keberadaan angkutan online roda dua dan aplikatornya," ucap Argo.
(aik/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed