Tolak Bala, SBY Pasang Bleketepe
Kamis, 07 Jul 2005 14:34 WIB
Jakarta - Resmi sudah hajatan mantu keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Di gerbang kediaman pribadi SBY di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor, telah dipasang bleketepe sebagai tanda sedang punya hajatan.Bleketepe adalah rangkaian daun kelapa berbentuk tujuh sangkar berukuran 50 kali 50 centimeter. Selain melambangkan si pemilik rumah sedang menggelar hajatan, bleketepe juga dimaksudkan sebagai tolak bala agar hajatan berlangsung lancar tanpa gangguan.Prosesi pemasangan bleketepe ini merupakan bagian prosesi pernikahan Agus Harimurti dan Annisa L Pohan. Pemasangan dilakukan sendiri oleh SBY selaku ayah calon mempelai pria pada pukul 13.00 WIB, Kamis (7/7/2005).Dalam proses ini SBY didampingi istri, Ny. Ani Yudhoyono, dan putra bungsunya, Edi Baskoro. Ketiganya mengenakan pakaian adat Jawa Tengah. SBY dan putra bungsunya mengenakan beskap dan blangkon warna ungu muda.SBY menaiki tangga yang khusus disediakan untuk pemasangan bleketepe. Tangganya dilapis karpet warna biru, dan di kanan kiri tangga terdapat pegangan tangan yang terbuat dari besi berwarna perak. Kemudian, dibantu istri dan putra bungsunya, SBY memasang bleketepe tersebut.Usai pemasangan bleketepe, Presiden SBY melaksanakan proses pemasangan tuwuhan, yakni secara simbolis memasang untaian padi dan pisang raja di kedua sisi gerbang kediaman pribadi. Untaian padi ini melambangkan harapan agar rumah tangga mempelai dilimpahi dengan kemakmuran. Sementara pisang raja melambangkan harapan agar nantinya rumah tangga mempelai menjadi panutan masyarakat laiknya raja-raja atas kebijaksanaannya.Prosesi SiramanUsai melakukan pemasangan bleketepe dan tuwuhan, Presiden SBY dan keluarga kemudian menerima utusan keluarga calon besan Aulia Pohan yang membawa air siraman. Rombongan yang dipimpin Joni Mulyohardjo ini mengenakan pakaian adat Yogyakarta berwarna merah menyala.Air siraman disimpan dalam wadah berbentuk kendi berwarna perak, diletakkan di atas baki yang dihiasi rangkaian bunga melati. Ini adalah sisa air siraman yang dipakai Annisa, calon mempelai wanita yang telah terlebih dahulu menjalani prosesi siraman di kediamannya di Jalan Senopati, Kebayoran Baru, pukul 10.00 WIB tadi.Air sisa siraman itu kemudian dicampurkan dengan air siraman di dalam gentong yang disiapkan untuk Agus. Selanjutnya dilaksanakan acara siraman terhadap Agus Harimurti. Acara siraman berlangsung di halaman samping kediaman SBY yang sudah ditutup dengan tenda. Siraman dilakukan oleh orang tua mempelai, wakil keluarga Pohan, dan kerabat dekat SBY seperti paman dan bibi Agus, nenek, dan sebagainya.Prosesi selanjutnya yang akan dijalani keluarga Presiden adalah serah-serahan. Nanti malam, pukul 19.00 WIB, keluarga Presiden SBY akan menuju kediaman mempelai wanita di Jalan Senopati Nomor 8, Kebayoran Baru untuk prosesi serah-serahan ini.
(gtp/)











































