Seratusan Warga dan PNS Kendal 'Labrak' Polda Jateng

Seratusan Warga dan PNS Kendal 'Labrak' Polda Jateng

- detikNews
Kamis, 07 Jul 2005 13:51 WIB
Semarang - Seratusan warga dan PNS Kendal meng-gerudug Polda Jateng. Mereka mendesak Polda mau mengusut korupsi yang melibatkan bupati dan ketua DPRD setempat.Massa yang mengatasnamakan Forum Warga Kendal Menggugat (Forkem) itu tiba dengan menggunakan dua truk pada pukul 11.30 WIB di Mapolda, Jl. Pahlawan Semarang, Kamis (7/7/2005). Di depan pintu gerbang Mapolda, mereka memajang poster dan spanduk yang mengecam Polres dan Kejari."Tidak mampu atasi koruptor, ganti saja Kapolres dan Kajari Kendal", "Tolak pejabat korup", "PNS Kendal mogok massal", begitu bunyi poster dan spanduk mereka.Dalam orasinya, para pendemo menyatakan, Bupati Hendy Boedoro dan Ketua DPRD Sutrimo telah menyalahgunakan dana-dana masyarakat. Seperti dana pengadaan peralatan medis sebanyak Rp 7,6 M, dana perubahan defisit anggaran Rp 120 miliar, dan dana komunikasi legislatif Rp 3,5 miliar."Mereka juga menyelewengkan dana pembelian sepeda motor Cina Rp 10 M dan dana pembangunan stadion Rp 11,5 miliar. Bahkan Hendy memasukkan dana bantuan dari Gubernur ke rekening pribadinya," kata mereka.Puas berorasi di Mapolda, massa merangsek ke Kejati Jateng yang jaraknya hanya 100 meter dari lokasi awal. Di sana, mereka juga melampiaskan kekesalannya terhadap penanganan kasus tersebut. Pukul 12.00 WIB, massa yang sebagian berseragam PNS itu kembali ke Mapolda dan pulang ke Kendal.Sekadar diketahui, Hendy Boedoro adalah bupati terpilih dalam pilkada 26 Juni lalu. Kasus dugaan korupsinya dilakukan 5 tahun lalu. Aparat penegak setempat pernah meng-SP3 kasusnya beberapa tahun silam. Belakangan beberapa kelompok kembali mengungkitnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads