Hemat BBM
MK Kurangi AC & Matiin Lift
Kamis, 07 Jul 2005 13:46 WIB
Jakarta - Seruan hemat BBM ditanggapi Mahkamah Konstitusi (MK). Karyawan dan tamu-tamu MK harus siap-siap kepanasan dan 'olahraga' naik turun tangga. Penggunaan AC akan dikurangi dan lift pun dimatikan.Langkah ini ditempuh MK sebagai wujud hemat BBM yang diserukan Presiden SBY. Penghematan yang dilakukan pada semua lingkungan MK, dimulai sejak Kamis (7/7/2005).Volume AC di Gedung KPK telah dikurangi. Biasanya, biarpun pengunjung sidang membludak, udara dari AC terus menyembulkan hawa dingin karena temparatur dipasang sesejuk mungkin. Tapi, hari ini, beberapa pengunjung sidang tampak kegerahan padahal hanya beberapa gelintir yang hadir.Tamu-tamu yang tengah mengurus perkara di MK pun banyak yang kecele ketika hendak naik lift. "Kok dimatikan," tanya mereka pada petugas.Petugas lalu menunjuk pada kertas yang ditempel di lift. "Hemat Energi". Setelah membaca tulisan itu, mereka lantas ke ruangan yang hendak dituju lewat tangga."Seluruh pimpinan MK, termasuk orang yang berperkara, tidak diwajibkan memakai jas karena kami akan melakukan penghematan dalam penggunaan AC," kata Ketua MK Jimly Assdhiddiqie di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.Lift di Gedung MK juga akan dimatikan, kecuali hari Jumat. "Semuanya harus naik tangga karena hanya tiga lantai kecuali Jumat, karena untuk persiapan salat Jumat," ujarnya.Sasaran penghematan lain yakni telepon. "Karena penggunaan volume telepon sangat banyak, pegawai harus mengurangi telepon," imbaunya.
(aan/)











































