DetikNews
Minggu 22 April 2018, 09:41 WIB

Sanggah Amien, Rommy Yakin 'Partai Setan' Ditujukan ke Parpol

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sanggah Amien, Rommy Yakin Partai Setan Ditujukan ke Parpol Ketum PPP Romahurmizy alias Rommy/Foto: dok. PPP
Jakarta - Ketum PPP Rohahurmuziy (Rommy) tak bisa menerima penjelasan dari Amien Rais yang menyatakan frasa partai setan tidak ditujukan untuk menyebut partai politik. Rommy percaya sebaliknya.

"Karena mensimplikasi partai Allah dengan hanya menyebut tiga partai politik, itu berarti memang yang dimaksud dengan pengkategorian partai Allah dan partai setan itu adalah parpol yang ada di Indonesia," ujar Rommy di kawasan CFD, Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Dalam ceramahnya di kawasan Jaksel, Amien sempat menyebut ada 3 parpol yang termasuk partai Allah. Ketiganya adalah PAN, PKS, dan Gerindra. Meski Amien menyangkal pernyataannya untuk parpol yang ada di Indonesia, namun Rommy tak percaya begitu saja.

"Tidak bisa dikatakan itu kan ceramah subuh, itu kan bukan untuk dimaksud dalam kerangka politik, orang dia jelas-jelas nyebut nama parpol, berarti kan memang dimaksudkan untuk politik," sebut Rommy.

Sebelumnya, Amien Rais, yang juga Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212, berbicara tentang partai setan dan partai Allah saat memberi tausiah setelah mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).



"Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan," ujar Amien seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

"Orang-orang yang anti-Tuhan itu otomatis bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan. Ketahuilah partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan," imbuh dia.

Akibatnya, Amien dipolisikan oleh Cyber Indonesia ke Polda Metro Jaya. Cyber Indonesia melaporkan Amien dengan tuduhan tindakan pidana ujaran kebencian SARA dan penodaan agama melalui media sosial. Seperti Pasal 28 ayat 2 UU ITE dan/atau Pasal 156 a KUHP.

[Gambas:Video 20detik]


(dkp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed