Rosyad Bantah Penentuan Ketum PP Muhammadiyah Alot

Rosyad Bantah Penentuan Ketum PP Muhammadiyah Alot

- detikNews
Kamis, 07 Jul 2005 13:03 WIB
Malang - Perlu waktu dua jam bagi formatur untuk menentukan Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2010. Alotkah? Anggota PP Muhammadiyah yang juga Ketua Panitia Pemilihan, Rosyad Sholeh membantah. Rapat formatur berlangsung santai dengan diiringi canda dan tawa. Tim formatur baru bisa menetapkan ketua umum PP Muhammadiyah sekitar pukul 11.17 WIB, Kamis (7/7/2005) dalam rapat yang berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jl. Tlogo Mas, Malang. Padahal, sidang pleno memberikan waktu buat formatur untuk menggelar rapat hanya 1 jam, dari pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Faktanya, jatah waktu terlewati. Bahkan, rapat tim formatur itu sampai diskors. Kabarnya, ada ketegangan antara kubu yang mendukung kandidat dari Yogyakarta dan kubu yang mendukung Din Syamsuddin. Tapi, setelah diskors, rapat formatur lanjutan hanya berlangsung di bawah 10 menit. Din Syamsuddin terpilih sebagai ketua umum. Seolah menghilangkan rapat formatur yang alot, para anggota formatur itu tampak berseri-seri saat keluar dari ruangan rapat. Bahkan, ke-13 anggota formatur itu kemudian berkumpul di depan Gedung Rektorat sambil melambaikan tangan kepada puluhan wartawan. Sambil bergandengan tangan, mereka tampak tersenyum dan sekali-sekali melambaikan tangan kepada beberapa wartawan.Saat ditanya, mengapa pemilihan ketua umum berlangsung lama, Rosyad punya alasan khusus. "Karena kita kita sambil sendagurau. Kita juga membicarakan PP ke depan, sesuai dengan aspirasi dan pandangan umum daerah-daerah, supaya PP lebih profesional dan bisa mengatasi berbagai masalah," kata dia."Rapat formatur berlangsung dengan penuh senyum dan gembira. Jadi, sama sekali tidak ada perbedaan dalam pemilihan tersebut," imbuhnya. Terpilihnya Din Syamsuddin, menurut Rosyad, juga tidak ditentukan atas tekanan dari pihak mana pun. "Untuk menentukan Pak Din, tidak ada syarat tertentu maupun tekanan dari pihak mana pun," tegas Rosyad. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads