DetikNews
Sabtu 21 April 2018, 18:19 WIB

Pjs Wali Kota Palembang Ngamuk, Minta Proyek Galian PLN Dihentikan!

Raja Adil Siregar - detikNews
Pjs Wali Kota Palembang Ngamuk, Minta Proyek Galian PLN Dihentikan! Pjs Wali Kota, Ahmad Najib saat melakukan sidak. Foto: Raja Adil/detikcom
Palembang - Pjs Wali Kota Palembang Ahmad Najib marah melihat banyak jalan protokol rusak akibat galian proyek PLN Palembang. Ia minta pekerja menghentikan semua aktivitas di Jalan Jenderal Sudirman.

"Saya minta pekerjaan ini diberhentikan mulai sekarang. Sebab ini tidak berizin dan membahayakan masyarakat yang melintas," kata Najib dengan nada tinggi saat melakukan sidak tepat di depan RS Charitas, Sabtu (21/4/2018).


Dikatakan Najib, pihaknya sudah lama mendapatkan laporan dari masyarakat soal banyaknya jalan rusak dan becek saat musim hujan. Hal ini dikarenakan tanah sisa galian memasuki badan jalan dan tidak kembali dibersihakan.

Padahal Pemkot saat ini sedang mulai melakukan perbaikan infrastruktur dan kawasan kumuh jelang Asian Games. Sehingga kondisi jalan dan trotoar yang rusak akibat galian sangat merusak estetika kota pempek.

"Kita mau menyambut Asian Games, tapi ini malah jadi rusak semua. Diperbaiki juga nanti belum tentu seperti semula, tentu ini akan menambah beban kami di Pemrintah Kota," sambung Najib.


Pjs Wali Kota, Ahmad Najib saat melakukan sidak.Pjs Wali Kota, Ahmad Najib saat melakukan sidak. Foto: Raja Adil/detikcom

Sementara itu Staf Asisten Pelaksanaan dan Monitoring BBPJN Sumsel, Yusuf menyebut dalam pengerjaan galian pipa dan jaringan minimal galian berjarak 1,5 meter dari bahu jalan. Sedangkan galian di jalan protokol yang disidak ini tidak sampai 1,5 meter dari badan jalan.

"Galian ini sangat mengganggu. Apalagi kalau nanti ada pelebaran jalan dan juga ada tekanan kendaraan dengan beban berat, bahaya. Memang PLN sudah ada koordinasi, tapi belum ada kita berikan izin karena belum lengkap," kata Yusuf.

"Salah satunya ya soal PLN tidak mau mengeluarkan jaminan pelaksanaan dari pekerjaan. Ini belum maksimal dan tidak sesuai dengan spec kami," katanya lagi.


Sementara Deputi Manager Hukum dan Humas PLN Wilayah S2JB, Rosmalina menyebut semua pengerjaan sudah sesuai dengan prosedur dan memiliki izin. Galian belum ditutup dikarenakan ada pekerjaan spindle belum selesai.

"Saat ini pengerjaan penimbunan tinggal 20 persen lagi, akhir April sudah selesai. Benar ada pengerjaan sistem arus listrik melalui kabel yang itu ditanam dibawah tanah, meengapa belum ditutup karena apabila ada gangguan tidak kerja 2 kali," kata Rismalina.

Untuk adanya sisa-sisa galian yang telah masuk ke badan jalan dan mengganggu aktifitas masyarakat. PLN pun mengaku hal ini dilakukan untuk mendukung salah satu pesta olahraga Internasional Asian games.

"PLN mohon maaf atas ketidaknyamnan pengguna jalan. Sebenarnya pekerjaan ini juga untuk mendukung Asian Games agar listrik tidak ada gangguan," katanya.


Dari pantauan detikcom, beberapa ruas jalan di tengah Kota Palembang saat ini memang ada banyak galian dan rusak. Selain karena galian PLN, jalan rusak dan berlubang juga akibat proyek LRT yang sedang dalam tahap finishing.

Dapat dipastikan, jalanan akan mulai rapi dan mulus 2 bulan sebelum dilaksnakan Asian Games pada Agustus mendatang.
(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed