DetikNews
Sabtu 21 April 2018, 10:34 WIB

PD-Gerindra Sindir Jokowi yang Selipkan Foto di Sertifikat Tanah

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
PD-Gerindra Sindir Jokowi yang Selipkan Foto di Sertifikat Tanah Foto: Rusman-Biro Pers Setpres
Jakarta - Presiden Joko Widodo kerap menyelipkan pesan di sertifikat tanah yang dibagikannya kepada masyarakat secara gratis. Di pesan itu, terdapat foto Jokowi. Partai Demokrat (PD) dan Gerindra lalu menyindir Jokowi.

Sindiran itu terlontar saat dua perwakilan PD dan Gerindra, yaitu Waketum PD Roy Suryo dan Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria berbicara dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2018). Roy menyebut selipan foto Jokowi dalam sertifikat kurang tepat.

"Pembagian sertifikat nggak usah ada fotolah," kata Roy.


Roy Suryo.Roy Suryo (Rengga Sancaya/detikcom)

Riza lantas menimpali Roy. Bagi Riza, selipan foto itu bukti kurangnya kepercayaan diri Jokowi.

"Itu bukti Jokowi tak percaya diri. Zaman Sukarno aja nggak. Masak di sertifikat ada foto Jokowi?" sindir Riza.

"Untungnya nggak dicetak, cuma diselipkan," balas Roy, yang diikuti tawa beberapa peserta diskusi.


Ahmad Riza Patria.Ahmad Riza Patria (Andhika Prasetia/detikcom)

Jokowi pernah membagikan sertifikat tanah gratis yang terselip fotonya itu di Sukabumi, awal April lalu. Dalam map sertifikat itu, Jokowi menyelipkan pesan agar masyarakat senantiasa menjaga dokumen kepemilikan tanah tersebut.

Bahkan Jokowi juga mengingatkan masyarakat lebih berhati-hati jika dokumen itu digunakan untuk jaminan utang. Berikut ini pesan tersebut:

Saya ucapkan selamat kepada Bapak Ibu penerima sertipikat tanah. Pesan saya, sertipikat ini adalah tanda bukti hukum atas tanah. Diingat luasnya. Diberi sampul plastik supaya bila rumahnya bocor tidak kebasahan, tidak mudah rusak.

Sertipikat ini difotokopi, disimpan di tempat yang berbeda. Jika hilang mudah mengurus penggantinya ke kantor BPN.

Kalau mau dijadikan jaminan utang, lebih berhati-hati, agar dikalkulasi dengan baik dan gunakan pinjaman untuk modal yang produktif. Jangan sampai sertifikat ini hilang karena dilelang sebagai pelunasan utang.

H. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed