DetikNews
Sabtu 21 April 2018, 09:47 WIB

Hari Kartini, Iriana Kumpulkan Istri Menteri-Gubernur di Istana Bogor

Ray Jordan - detikNews
Hari Kartini, Iriana Kumpulkan Istri Menteri-Gubernur di Istana Bogor Perayaan Hari Kartini di Istana Bogor. (Ray Jordan/detikcom)
Bogor -
Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) menggelar peringatan Hari Kartini di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Iriana mengumpulkan para istri menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Solidaritas Istri Era Kabinet Kerja (Oase KK) dan para istri gubernur se-Indonesia.
Pertemuan tersebut berlangsung di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/4/2018). Iriana ditemani istri Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) Mufidah Kalla.

Iriana tampak mengenakan kebaya berwarna pink dan konde. Senada dengan Iriana, Mufidah mengenakan kebaya berwarna sama dan jilbab sebagai penutup kepala.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya', dilanjutkan dengan lagu 'Ibu Kita Kartini' karangan WR Supratman. Seterusnya, diisi dengan tarian yang dibawakan oleh Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Hari Kartini, Iriana Kumpulkan Istri Menteri-Gubernur di Istana BogorFoto: Ray Jordan/detikcom

Pertemuan kemudian berlangsung santai. Kegiatan ini diikuti para istri menteri Kabinet Kerja, di antaranya istri Menteri Perdagangan, istri Menteri Dalam Negeri, dan lainnya. Selain iu, kegiatan ini dihadiri para istri gubernur seluruh Indonesia serta istri pejabat tinggi di kementerian dan lembaga.
Dalam kegiatan ini, Iriana melakukan dialog dengan beberapa perempuan inspiratif. Di antaranya Aisyah Dahlan dan Trusti Mulyoni dari Yayasan Sayap Ibu. Tema yang dibahas bersama dua orang tersebut berkenaan dengan bahaya narkoba.
"Saya sama Bu JK dan Ibu Oase keliling khusus untuk sosialisasi mengenai bukan hanya narkoba, tapi juga lainnya," kata Iriana.

Dalam kesempatan itu, Trusti mengatakan saat ini dia fokus melakukan kegiatan sosial menangani anak-anak disabilitas. "Tapi kita bukan yayasan, kita datang ke rumah-rumah," kata Trusti.
Sementara itu, Aisyah Dahlan menjelaskan soal maraknya penggunaan narkoba jenis permen, lem, hingga karbol oleh anak-anak.
"Lem sampai spidol bisa mereka gunakan. Padahal bahannya itu bisa menyebabkan kebodohan, Bu," kata Aisyah.



(rjo/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed