DetikNews
Jumat 20 April 2018, 21:51 WIB

Harimau Bonita Ditembak Bius dari Jarak 15 Meter

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Harimau Bonita Ditembak Bius dari Jarak 15 Meter Harimau Bonita saat kepergok melintas di kebun sawit. Foto: Dok. BBKSDA Riau
Jakarta - Kisah panjang 'perburuan' harimau liar Bonita berakhir sudah. Satwa langka yang hanya tersisa di Sumatera setelah punahnya harimau Jawa ini berhasil ditembak bius dari jarak 15 meter.

"Jarak untuk menembak Bonita oleh tim kita, sangat ideal. Sekitar 15 meteran saja. Bonita ditembak bius di perkebunan sawit," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumba Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, Jumat (20/4/2018) malam.

Haryono menjelaskan, tim terpadu terdiri TNI/Polri, WWF Riau, animal communicator, Shakti asal Kanada dan sejumlah aktivis lainnya. Tim awalnya mendapat informasi jika Bonita ada di kawasan kebun sawit PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) di Kec Pelangiran, Kab Inhil, Riau.

"Infonya sekitar jam 05.00 WIB. Tim 12 orang bergerak ke lokasi kebun sawit di sekitaran blok 73, sampai 78. Tim menggunakan mobil dan motor menuju lokasi pagi itu juga," kata Haryono.

Setelah dilakukan pencarian, lanjut Haryono, akhirnya Bonita ditemukan tim. Tim bergerak mendekat ke Bonita di bawah perkebunan sawit.

"Tim mencari jarak paling ideal untuk bisa menembak Bonita. Pukul 06.15 WIB, tembakan bius tim kita tepat mengenai sasaran. Bonita saat itu langsung bereaksi atas tembakan bius itu," kata Haryono.

Tim di lokasi terus memperhatikan gerak dan langkah Bonita. Usai ditembak bius, Bonita pun berjalan di bawah semak-semak di kebun sawit. Tubuh Bonita banyak lumpur.

"Jadi tim tetap mengikuti ke mana jejak Bonita. Tim berjalan kaki di semak-semak karena kendaraan yang dibawa tak mungkin bisa mengikuti Bonita," kata Haryono.

Berjalan satu kilometer di kawasan rawan gambut, akhirnya Bonita berhenti. Dari posisi awalnya berdiri, Bonita akhirnya duduk. Tak lama kemudian, Bonita tertidur.

"Tim dokter akhirnya mendekat ke Bonita untuk memastikan kondisinya. Setelah Bonita dipastikan tertidur, tim medis kembali menyuntikan biusnya agar Bonita benar-benar tertidur untuk bisa dievakuasi," kata Haryono.

Setelah Bonita pulas tertidur karena pengaruh bius, tim lantas menandu Bonita untuk dibawa ke dalam mobil. Mobil milik tim telah disiapkan kandang untuk tempat pengamanan Bonita.

"Jadi Bonita setelah tertidur, langsung ditandu untuk di bawa ke mobil. Tim medis tetap mengontrol detak jatung Bonita selama proses evakuasi dari lokasi," kata Haryono.
(cha/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed