DetikNews
Jumat 20 April 2018, 17:07 WIB

Anggota DPR Kritik Mendikbud yang Gelar Nobar 'Dilan' di Hardiknas

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Anggota DPR Kritik Mendikbud yang Gelar Nobar Dilan di Hardiknas Foto: Istimewa
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berencana menggelar nonton bareng film 'Dilan' dan 'Yowis Ben' saat puncak Hari Pendidikan Nasional, Mei mendatang. Anggota Komisi X DPR yang membawahkan pendidikan, Nizar Zahro, mengkritik rencana itu.

"Kemendikbud perlu meninjau ulang pilihan atas film 'Dilan' dan 'Yowis Ben' yang akan diputar dalam nobar memperingati Hardiknas. Film tersebut jauh dari semangat pendidikan," kata Nizar dalam keterangannya, Jumat (20/3/2018).


Menurut Nizar, film 'Dilan' memang ramai diperbincangkan publik, khususnya di adegan tertentu. Tapi itu menjadi bahan lelucon. Film 'Dilan' dipandang Nizar tak mencerminkan semangat pendidikan.

"Kemendikbud bisa menyaksikan sendiri bagaimana salah satu penggalan dialog dalam film 'Dilan' dijadikan lucu-lucuan oleh publik. Masyarakat lebih memposisikan film tersebut sebagai bahan gurauan," sebutnya.


Semangat gurauan yang ditangkap oleh masyarakat dari film 'Dilan', kata Nizar, akan kontras bila disandingkan dengan semangat pendidikan kembali melalui peringatan Hardiknas. Nizar mengatakan Kemendikbud tak boleh menjadikan ukuran laris film sebagai penilaian utama sebelum menggelar nobar. Nizar lalu memberi rekomendasi film untuk ditayangkan dalam nobar Hardiknas.

"Bila diamati dalam jajaran film nasional, sebenarnya masih banyak film yang lebih layak ditampilkan. Banyak sekali film-film yang lebih relevan, seperti misalnya film 'Soekarno', 'Pak Dirman', 'Sang Kiai', 'Sang Pencerah', 'Kartini', dll," ucapnya.

"Kami berharap Kemendikbud meninjau ulang film yang akan diputar. Suguhkanlah generasi muda dengan film-film yang bertema kepahlawanan agar tumbuh semangat menjadi pahlawan bagi Indonesia," terang politikus asal Gerindra itu.

Acara nobar film 'Dilan' dan 'Yowis Ben' dalam Hardiknas, disebut pihak Kemendikbud, diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mengapresiasi film nasional.

"Memang benar ini sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2018, yaitu nonton bareng film Indonesia, untuk lebih mencintai dan menghargai film karya anak bangsa dengan cara nobar film Indonesia," kata Kasubag Layanan Informasi Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud Anandes Langguana dalam keterangannya, Kamis (19/4).
(gbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed