Singgung Insiden Facebook, KTT ASEAN Bahas Perlindungan Data

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 20 Apr 2018 12:23 WIB
Ilustrasi Facebook (Foto: Reuters)
Jakarta - ASEAN bakal berupaya mencegah kasus bocornya data pribadi. Hal ini merupakan salah satu respons dari kasus bocornya data pengguna Facebook seperti dalam kasus Cambridge Analytica.

"Mengenai insiden Facebook ya, bocornya personal data, kita pun memasukkan elemen perlunya semacam personal data protection di dalam lingkup kerja sama cyber security ini," kata Direktur Kerja Sama Politik Keamanan ASEAN Chandra Widya Yudha di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (20/4/2018).


Chandra menyatakan ASEAN sudah punya kerja sama dalam keamanan siber. Nantinya kerja sama ini bakal dikembangkan lewat ASEAN's Leader Statement on Cyber Security Cooperation yang rencananya bakal dihasilkan dalam KTT ASEAN ke-32 di Singapura.

"Sebenarnya di ASEAN sudah ada di awal yang merujuk pada framework on personal data protection di bawah kerja sama menteri telekomunikasi," ucapnya.

"ASEAN's Leader Statement on Cyber Security Cooperation menjadi salah satu dokumen pokok kita untuk mengembangkan lebih lanjut kerja sama siber di kawasan ASEAN," sambung Chandra.


Menurutnya kerja sama keamanan siber di antara negara ASEAN tak terbatas pada perlindungan data pribadi. Ia menyatakan kerja sama keamanan siber bakal membahas soal pencegahan terorisme dan juga kejahatan transnasional yang menggunakan ruang siber.

"Tidak terbatas pada personal data protection. Kerja sama lain politik keamanan. Mengenai terorisme, transnational crime yang menggunakan cyber space sebagai media," tuturnya.

Chandra juga menambahkan, dalam KTT ASEAN nanti juga bakal dibahas soal kerja sama ekstradisi di ASEAN. KTT juga bakal membahas soal percepatan penyelesaian masalah di Laut Cina Selatan sesuai hukum internasional. (haf/dhn)