"Kami salah satu pengguna drone, dan kami lihat ini sangat bagus. Yang paling penting adalah sekolah pilotnya karena belum ada di kita," kata Kabasarnas M Syaugi usai menjajal drone jenis multi rotor, Kamis (19/4/2018).
Kegiatan tersebut dilakukan dalam kunjungannya ke sekolah pilot drone di PT Farmindo Inovasi Teknologi di Jalan Raya Sentul 23, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syaugi menyebutkan saat ini pihaknya telah memiliki tiga unit drone yang digunakan untuk kepentingan SAR dengan 10 orang pilot. Menurutnya jumlah pilot yang dimiliki saat ini telah cukup sesuai dengan drone yang ada.
"Disesuaikan dengan jumlah drone yang kita punya, saya rasa pilotnya cukup ya, hanya nanti kualitasnya ditingkatkan. Atau nanti pemerintah bisa berikan anggaran tambahan untuk drone dan pendidikan pilot drone," ujarnya.
Foto: Farhan/detikcom |
Syaugi sempat menjajal menerbangkan drone jenis multi rotor yabg diproduksi PT. Famindo Inovasi Teknologi. Pantauan di lokasi, ia tampak tenang dan lihai mengendalikan drone menggunakan remote control pasalnya tidak mudah memang menerbangkan drone kalau tidak punya keahlian.
Ia juga sempat melemparkan pujian terhadap drone karya anak bangsa itu. "Kami berterimakasih sudah diundang. Saya lihat ini produk anak bangsa yang bagus dan ingin memajukan khususnya drone di dalam negeri," kata dia.
Selain Syaugi, terlihat puluhan anggota TNI calon pilot drone juga melakukan latihan untuk menerbangkan drone menggunakan simulator. Mereka mengikuti kelas pilot drone yang diadakan di perusahaan pembuat drone tersebut.
Dalam pendidikan pilot drone, ada tiga tahapan yang harus dilalui oleh peserta sebelum dinyatakan lulus dan mendapat lisensi. Selain memahami teknik dasar menerbangkan drone, pilot drone juga harus mampu memperbaiki kerusakan pada drone dan mampu menerbangkan berbagai jenis drone. (ega/ega)












































Foto: Farhan/detikcom