DetikNews
Kamis 19 April 2018, 17:43 WIB

Proyek Tol Manado Ambruk karena Tiang Penyangga Karatan

Michelle De Jonker - detikNews
Proyek Tol Manado Ambruk karena Tiang Penyangga Karatan Foto: Michelle Dejonker/detikcom
Minahasa Utara - Penyebab ambruknya jembatan Manado-Bitung yang berada di proyek tol Manado akibat tiang penyanggah yang sudah karatan patah. Umur tiang penyanggah disebut tua dan telah sering digunakan.

"Kenapa dia bisa runtuh? Melihat dari konstruksi ini yang bisa menahan beban di atasnya adalah scapolding, kekuatan scapoldingnya sudah mengalami penurunan, sering dipakai, sudah tua dan terjadi pengkaratan. Jawaban lebih pastinya biar pihak polres saja yang menyampaikan ya," kata
Kepala Bidang Bareskrim Metalogy Forensik Labfor Bareskrim Mabes Polri, Kombes Ulung Kanjaya di lokasi kejadian, Minahasa Utara, Manado, Kamis (19/4/2018).


Analisa ini juga melibatkan tim ahli metalogi dan konstruksi beton yang didatangkan Polda Sulut. Menurutnya, hasil penyebab ambruknya jembatan tol Manado-Bitung, akibat dari scpolding atau tiang penyanggah dari bahan baja yang patah karena sudah tua dan karatan.

Dikatakannya, tiang-tiang penyanggah dari baja yang digunakan PT Wijaya Karya (Wika) kualitasnya telah menurun dan terlalu sering dipakai, sudah tua dan karatan.


Rencananya, tim Labfor akan membawa hasil penyelidikan ini bersama sejumlah alat bukti sebagai sample ke laboraturium labfor Mabes Polri di Jakarta.

Seperti diketahui, proyek itu roboh pada Selasa (17/4) kemarin siang. 21 Orang yang ada di bawahnya langsung panik dan melarikan diri. Namun 3 orang pekerja terlambat sehingga keruntuhan. Satu orang bisa diselamatkan dan dua orang lainnya terjepit dan meninggal.
(tfq/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed