Mabes Polri Diminta Bubarkan Kegiatan PKB Alwi Shihab
Rabu, 06 Jul 2005 23:38 WIB
Jakarta - Mabes Polri diminta menindak tegas dan membubarkan kegiatan yang mengatasnamakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di luar koordinasi DPP PKB pimpinan Muhaimin Iskandar, karena dianggap melanggar hukum.Secara resmi DPP PKB kubu Muhaimin Iskandar akan mengirimkan surat penegasan soal eksistensi DPP PKB ini ke Polda Metro Jaya dan Mabes Polri, Kamis (7/7/2005) besok. Surat bernomor 241/DPP-03/IV/A.II/VII/2005 berisi permohonan agar aparat kepolisian melakukan tindakan tegas bahkan pembubaran terhadap orang-orang atau kelompok yang melakukan kegiatan dengan mengatasnamakan PKB di luar koordinasi DPP PKB kubu Muhaimin Iskandar."Besok sekitar pukul 09.00 WIB, kita mau melapor ke polisi terkait dengan surat Menteri Hukum dan HAM yang sudah menerima surat pendaftaran DPP PKB hasil muktamar II Semarang. Kita minta kepada polisi untuk membubarkan pihak-pihak yang mengatasnamakan DPP PKB, karena perbuatan tersebut melawan hukum," kata anggota DPR dari Fraksi PKB Nursyahbani Katjasungkana kepada detikcom, Rabu (6/7/2005) malam.Diyakini, keluarnya surat ini sebenarnya sebagai manuver politik untuk menghadang langkah kubu Alwi Shihab yang akan menggelar acara Muspimnas dan Harlah PKB pada 7 Juli 2005 yang dipusatkan di Ponpes Ash Shidiqiyah, Jakarta.Dijelaskan Nursyahbani, Departemen Hukum dan HAM telah menerima pendaftaran DPP PKB hasil muktamar tanggal 8 Juni 2005. Oleh karena itu, pimpinan DPP yang sah dan terdaftar sesuai ketentuan UU No 31/2002 tentang parpol adalah DPP PKB pimpinan Gus Dur dan Muhaimin Iskandar.Menurutnya, satu-satunya institusi yang berhak melakukan kegiatan atas nama PKB adalah pengurus PKB hasil muktamar II. Rabu malam ini, DPP PKB kubu Muhaimin Iskandar sedang melakukan rapat konsolidasi bersama DPW PKB seluruh Indonesia dengan agenda konsolidasi menghadapi sidang gugatan Alwi Shihab dan konsolidasi mennghadapi rencana kubu Alwi menggelar muktamar pada September mendatang.Menurut penjelasan Wakil Sekjen DPP PKB Hanif Dzakiri, setelah rapat konsolidasi malam ini, direncanankan Kamis (7/7/2005) besok pagi seluruh DPW PKB akan menghadiri sidang gugatan Alwi Shihab di PN Jaksel.
(san/)










































