Pilkada Tak Netral, Polres Semarang Dilaporkan ke Polda

Pilkada Tak Netral, Polres Semarang Dilaporkan ke Polda

- detikNews
Rabu, 06 Jul 2005 18:24 WIB
Semarang - Empat pasang cabup/cawabup Kab Semarang menilai Polres tidak netral dalam pilkada. Mereka pun melaporkan masalah tersebut ke Polda Jateng di Jl Pahlawan Semarang, Rabu (6/7/2005) sore.Empat cabup/cawabup yang melaporkan ketidaknetralan Polres Semarang adalah Masykur - Arifin, Pujiono - Syaiful, Saryono - Purwidodo, dan Miftahudin - Kecuk. Mereka didampingi sejumlah anggota tim sukses masing-masing.Cawabup Arifin menyatakan, ketidaknetralan Polres terlihat pada saat ada demo di KPU Kab Semarang pada 30 Juni lalu. Pada saat itu, pihak Polres tidak mau mem-back up aksi demonstrasi yang diduga kuat didukung salah satu calon bupati."Padahal waktu itu KPU minta bantuan aparat. Tapi demo yang berlangsung petang itu tetap dibiarkan. Akibatnya, beberapa peserta aksi bertindak anarkis dengan merusak kantor," katanya.Hingga kini, lanjut Arifin, perusakan itu tidak ditindaklanjuti. "Terlebih lagi demo itu menyebabkan lolosnya salah satu calon bupati yang diduga berijazah palsu. KPU tidak berani bersikap tegas karena Polres tidak netral," tandasnya.Cawabup lain yang enggan disebut namanya menyatakan, kalau laporan mereka tidak ditindaklanjuti, tidak menutup kemungkinan mereka berempat akan memboikot pilkada yang akan digelar 24 Juli mendatang. "Biar nggak usah pilkada-pilkada-an," ancamnya.Kapolda Jateng enggan mengomentari laporan keempat pasang cabup/cawabup tersebut. Usai pertemuan, orang nomor satu di jajaran kepolisian Jateng itu langsung ngeloyor meninggalkan kantornya.Sementara Cabup Masykur menyatakan, Kapolda menyerahkan masalah tersebut ke Kapolwiltabes Semarang. "Sore ini kami langsung ke Polwiltabes untuk mengkonfirmasikan pertemuan kami dengan Kapolda," katanya sambil meninggalkan Mapolda. (nrl/)


Berita Terkait