Gerindra Ingin Pergantian Walkot karena Serapan APBD DKI Rendah

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kamis, 19 Apr 2018 07:36 WIB
Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik meminta ada pergantian empat wali kota. Gerindra mendukung usulan Taufik dan menyinggung kinerja wali kota yang dihubungkan dengan penyerapan APBD yang rendah.

"Memang penyerapannya tidak mencapai target, SPS (Serapan Perkiraan Sendiri). Di bawah SPS atau target yang ditentukan. Agak mending itu (Jakarta) Timur ya, (Jakarta Utara) juga. Memang yang menjadi catatan kritis kami itu Jakarta Selatan. Karena itu pendapat Pak Taufik ada benarnya kita lakukan evaluasi," kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI, Syarif, kepada detikcom, Rabu (18/4/2018) malam.

Baca Juga: Sandiaga Terima Usul Taufik soal Penggantian 4 Wali Kota

Syarif, yang juga duduk di Komisi A, menyebutkan ada beberapa alasan yang diungkapkan wali kota mengenai serapan anggaran yang rendah. Pihaknya telah berkunjung ke empat wilayah kota dan menilai semua serapan anggaran masih rendah.

"(Serapan) ada yang 7 persen, ada yang 6 persen. Tapi semuanya itu di bawah SPS," jelasnya.

Syarif mengatakan ada tiga kendala utama yang sering menjadi alasan penyerapan anggaran rendah. Alasan tersebut adalah proses lelang yang masih berlangsung, tidak baiknya koordinasi antar jajaran di Pemprov DKI, hingga ketakutan untuk mengeksekusi anggaran.

"Berdasarkan peta itu kita mendorong wali kota untuk berbenah," sebut Syarif.

Baca Juga: M Taufik Minta 4 Wali Kota Jakarta Diganti

Sebelumnya, M Taufik meminta empat wali kota DKI diganti. Wali kota yang diusulkan diganti tersebut adalah wali kota Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur. Sedangkan Jakarta Utara, Taufik menilai tidak harus diganti.

Untuk diketahui, Jakarta Utara merupakan daerah pemilihan (dapil) asal M Taufik pada Pileg 2014.

"Utara doang yang benar. Yang lain harus diganti. Semua harus diganti. Selatan harus diganti, Barat ya kan Barat coba kamu sendiri yang nilai deh. Saya kira akan diganti itu semua. Saran saya sih, saya dorong ganti," tutur Taufik di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/4).

"Lihat sendiri coba mana itu wali kota yang hebat banget? Jakbar coba saya tanya kamu hebat apanya? Hebat tidurnya? Gantilah, saya kira ganti. Supaya ada peremajaan, kemudian regenerasinya jalan," imbuh Taufik.

Baca Juga: M Taufik Sebut Ada Kadis yang Tak Komitmen dengan Anies-Sandi

(fdu/rvk)