Ada Libur Panjang, Menhub Optimistis Arus Mudik 2018 Lancar

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 18 Apr 2018 15:06 WIB
Penandatanganan penambahan libur Lebaran di Kemenko KMK Foto: Haris Fadhil-detikcom
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai penambahan cuti bersama memberi pilihan pada masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran. Hal itu bisa mengurai kepadatan arus lalu lintas saat mudik.

"Biasanya mudik itu lebih bagus kalau mereka diberikan pilihan. Jangan diberikan pilihan pada 1 atau 2 hari jelang itu," kata Budi di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (18/4/2018).

"Kalau kemarin 2 hari maka dia akan tertumpuk di 2 hari itu. Bayangkan jumlah mobil yang akan ke Jawa Tengah banyak sekali, kalau 2 hari itu akan penuh," sambungnya.


Budi juga menyatakan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri telah meminta kepada para pengusaha memberi THR seminggu sebelum Lebaran. Hal itu disebutnya bakal membuat masyarakat bisa pulang ke kampung halaman lebih cepat.

"Menteri Ketenagakerjaan telah mengajurkan pada pengusaha untuk memberikan hadiah Lebaran 1 minggu sebelum Lebaran. Melengkapi keputusan itu, hingga saudara-saudara kita bisa pulang sejak Sabtu atau Minggu. Sehingga arus lalu lintas mudik itu lebih terurai dengan banyak hari," ujarnya.

Selain itu, Budi menyatakan penambahan cuti bersama bakal memberi kemudahan bagi maskapai penerbangan dan PT KAI untuk mengatur ketersediaan kursi. Menurutnya, hal itu bakal menghindari penumpukan penumpang.

"Pesawat dan kereta membuat mereka lebih gampang mengatur peak season. Biasanya itu 2 hari sebelum Lebaran. Dengan keputusan ini hari-hari sebelum itu akan diambil juga sehingga kapasitas yang diperoleh lebih baik," ucapnya.


Budi menyatakan bakal menggelar rapat bersama Polri dan segera meninjau jalur mudik. Ia menyebut ada 3 spot jalur tol yang bakal diberlakukan fungsional saat Lebaran.

"Jalur mudik secara umum sudah kita lakukan koordinasi. Artinya PU sudah disiapkan jalur utara dan jalur selatan. Utara itu jalan tol. Selatan melalui jalan biasa yang telah ditingkatkan. Minggu depan kita akan rapat lahi dengan Polri dan setelah itu kita akan kunjungi lapangan bagaimana kesiapan fisik," ucap Budi.

"Pada dasarnya tol sudah sampai Surabaya. Ada 3 spot penyelesaian. 3 spot itu bisa digunakan fungsional, kendaraan lewat tapi belum dikenakan tol. Persentase seperti apa kita akan lihat minggu depan. Ada di Batang, Solo, Kertosono," pungkasnya. (haf/hri)