DetikNews
Selasa 17 April 2018, 16:40 WIB

Menkum HAM Minta Tersangka Anak Tak Langsung Ditahan

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Menkum HAM Minta Tersangka Anak Tak Langsung Ditahan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (Bil Wahid/detikcom)
Tangerang -

Menkum HAM Yasonna Laoly berharap kasus pidana dengan tersangka anak tidak langsung ditahan. Tersangka anak menurut Menkum HAM sebaiknya diberikan pengalihan penyelesaian perkara dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana (diversi).

"Di tingkat penyidikan kalau dia anak-anak, program diversi itu dilakukan. Ketahuan ngambil handphone, sudah lah jangan terus dimasukin di lapas. Kasih lah program diversi, kasih ke orang tua," kata Laoly di Lapas Khusus Anak Kelas 1 Tangerang, Selasa (17/4/2018).



Laoly menyebut tindak pidana yang dilakukan anak biasanya bukan karena kemauan mereka. Faktor lingkungan bisa mempengaruhi anak melakukan tindak pidana.

"Anak-anak ini salah melangkah, tidak ada manusia yang sempurna. Dan kejahatan itu bukan semata-mata faktor biologis, itu karena faktor sosial," imbuhnya.

Rencananya Kemenkum HAM juga akan memberikan waktu kunjungan khusus di lapas anak di Indonesia. Tahun depan, setiap keluarga bisa berkunjung selama 1 hari penuh.

"Satu tahun lagi itu kita akan memberi kunjungan keluarga di seluruh lapas, satu hari penuh. Biasanya cuma 15 menit sekarang kita kasih satu hari," ujarnya.

Dia berharap program itu bisa membuat napi dan tahanan anak mengikuti program pembinaan dengan baik. Napi anak juga diharapkan menjadi pribadi baru saat mereka sudah bebas.

"Sekarang formatnya untuk anak-anak. Anak-anak itu ingat dan dia mulai berubah sikap. Maka kita harap dia nanti keluar menjadi orang yang baru," pungkasnya.




(abw/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed