Stok BBM Langka, Kota Kupang Nyaris Lumpuh
Rabu, 06 Jul 2005 09:11 WIB
Kupang - Kelangkaan bahan bahan bakar (BBM) membuat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, nyaris lumpuh. Hampir separuh angkutan kota tidak beroperasi akibat kehabisan bensin. Penumpang terlantar, dan kantor-kantor sepi karena sebagian besar karyawannya tak bisa masuk kerja.Sejak pukul 04.00 WITA, Rabu (6/7/2005), antrean kendaraan memenuhi delapan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di kota Kupang untuk mendapatkan premium. Aparat kepolisian bersiaga di SPBU-SPBU tersebut.Di SPBU Oebufu antrean mencapai lima kilometer. Sementara di SPBU lain antrean sekitar 1-2 kilometer. Selain kendaraan bermotor, sebagian besar sepeda motor dan angkutan kota, ribuan orang juga ikut antre. Mereka membawa membawa jerigen atau alat penampung BBM lainnya.Hasil pantauan detikcom, lebih dari separuh angkutan kota tidak beroperasi karena kehabisan bensin. Akibatnya, tumpukan penumpang terlihat di berbagai ruas jalan di Kupang. Angkutan yang bisa beroperasi pun panen. Mereka mengangkut penumpang melebihi kapasitas.Akibat lebih jauh, gedung-gedung perkantoran jadi sepi. Separuh lebih karyawannya tidak masuk karena tidak ada kendaraan. Alat transportasi, baik umum maupun pribadi, sih ada tapi tangki bensinnya kosong.Sementara di Terminal Bus Oebobo, puluhan bus terpaksa tidak beroperasi. Ratusan penumpang juga tampak terlantar di terminal angkutan luar kota ini.
(gtp/)











































