DetikNews
Senin 16 April 2018, 17:35 WIB

Gerindra akan Sanksi Kader yang Tolak Pencapresan Prabowo

Tsarina Maharani - detikNews
Gerindra akan Sanksi Kader yang Tolak Pencapresan Prabowo Ketum Gerindra Prabowo Subianto siap nyapres. (Foto: Instagram)
FOKUS BERITA: Prabowo Siap Nyapres
Jakarta - Waketum Gerindra Fadli Zon menampik adanya perbedaan pendapat soal pencapresan sang Ketum, Prabowo Subianto di tubuh partai. Fadli memastikan akan ada sanksi yang diberikan kepada kader yang tak setuju Prabowo maju jadi capres 2019.

"Kalau ada yang berbeda pendapat tentang pencalonan Pak Prabowo saya kira pada saatnya akan mendapatkan sanksi, dan itu tidak ada sampai saat ini (yang menolak pencapresan Prabowo)," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018).


Ia menegaskan seluruh kader Gerindra telah sepakat memberikan mendapat capres kepada Prabowo dalam rakornas yang digelar pada Rabu (11/4) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Prabowo pun secara resmi menyatakan menerima mandat tersebut.

"Sudah selesai, suara di Gerindra bulat 100 persen. Tidak ada yang tidak bulat," ujar Fadli.


Fadli menyebut partainya siap bertarunh untuk perhelatan Pilpres 2019. Menurutnya, tak ada alasan bagi Gerindra urung maju di kontestasi tersebut.

"Pasti (ikut pilpres), 100 persen. Tinggal maju. Malah Gerindra termasuk yang dianggap paling maju," sebutnya.

Soal pencapresan Prabowo ini sebelumnya menjadi teka-teki. Beberapa elite Partai Gerindra menyatakan Sang '08 siap maju nyapres, sementara ada pula yang menisyaratkan Prabowo tak akan maju di pilpres mendatang.

Namun, dalam rakornas pekan lalu Prabowo menjawab pertanyaan itu. Meski belum ada deklarasi penuh dari Prabowo, ia menyatakan siap menerima mandat capres dari para kadernya.
(tsa/dkp)
FOKUS BERITA: Prabowo Siap Nyapres
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed