DetikNews
Senin 16 April 2018, 16:25 WIB

Dishub Siap Bahas Usulan Jam Ganjil-Genap Ditambah dengan Polisi

Indra Komara - detikNews
Dishub Siap Bahas Usulan Jam Ganjil-Genap Ditambah dengan Polisi Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah akan mendiskusikan wacana jam ganjil-genap di Jakarta ditambah dengan Dirlantas Polda Metro Jaya. (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengusulkan waktu sistem ganjil-genap di Jakarta ditambah. Namun, kata Andri, hal itu masih harus didiskusikan dengan Dirlantas Polda Metro Jaya.

"Ini baru tadi nih, jadi belum ada pembicaraan lain. Beliau juga menginginkan menyarankan untuk waktu ganjil-genap di DKI Jakarta ditambah," jelas Andri di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

"Tetapi saya bilang, saya akan koordinasi terlebih dulu dengan pihak Dirlantas Polda Metro Jaya untuk sekiranya usulan ini bisa dibahas dalam forum lalu lintas," sambungnya.



Andri belum bisa menjelaskan secara rinci wacana penambahan ganjil-genap di Jakarta. Andri berharap usul BPTJ akan dibahas dalam forum lalu lintas.

"Sekali lagi, saya belum bisa menjawab. Saya akan koordinasi dulu dengan Dirlantas Polda Metro Jaya kalau misalnya masalah ini, usulan ini, diangkat di forum lalu lintas," ujarnya.

Dalam forum lalu lintas itu, menurut dia, BPTJ bisa memaparkan secara detail terkait usulan perpanjang ganjil-genap. "Nanti forum lalu lintaslah yang undang BPTJ, usulannya seperti apa, mekanisme seperti apa, tahapannya seperti apa. Itu kan baru usulan beliau, kan boleh aja usul," papar Andri.


Selain membahas usulan ganjil-genap di Jakarta, Andri mendapat laporan terkait uji coba ganjil-genap di jalan tol Cibubur-Tangerang. Andri mengatakan ada evaluasi dari uji coba ganjil-genap pada hari pertama itu.

"Tadi saya koordinasi walaupun informal, ditelepon oleh BPTJ memang ada beberapa evaluasi yang pertama terkait masalah pengaturan waktu traffic light, pokoknya yang berhubungan dengan pintu keluarnya tol," jelas Andri.
(idn/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed