Kehabisan BBM, Kota Kupang Terancam Lumpuh

Kehabisan BBM, Kota Kupang Terancam Lumpuh

- detikNews
Rabu, 06 Jul 2005 00:32 WIB
Kupang - Akibat kelangkaan bahan bahan bakar (BBM) di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, sangat parah. Jika di daerah lain hanya menyebabkan antrean panjang di SPBU-SPBU, maka di Kupang menyebabkan aktivitas warga terancam lumpuh.Aktifitas di kota Kupang sejak pukul 17.00 WITA, Selasa (5.7/2005), sudah mulai tidak normal. Sejak satu jam sebelumnya semua SPBU sudah kehabisan stok bensin. Akibatnya, angkutan-angkuta kota secara bertahap mulai berhenti operasi.Sampai dengan pukul 20.00 WITA, harga premium sudah sampai Rp 10.000 per liter. Itu pun sulit didapatkan, hanya beberapa pedagang eceran di pinggir jalan yang masih berjualan. Tetapi pada pukul 23.00 sudah tidak ada pedagang pengecer di pinggir jalan.Warga yang mau bepergian banyak yang memilih untuk berjalan kaki karena takut kendaraaanya kehabisan premium dan tidak bisa beroperasi ke kantor esok harinya. Juga ada warga yang memilih untuk tidak kemana-mana, tetap berada di rumahnya dan tidak melakukan aktifitas pada malam hari.Kondisi ini juga dialami detikcom yang terpaksa berjalan kaki untuk memantau kondisi di Kupang karena tangki sepeda motornya kocong.Di Terminal Bus luar kota, belasan bus sampai tidak bisa beroperasi. Keadaan ini belum dipastikan kapan berakhirnya. Kemungkinan besar mulai Rabu (6/7/2005) ini aktifitas di kota Kupang benar-benar lumpuh. Selain masalah angkutan, perahu-perahu nelayan juga banyak yang tidak melaut karena tidak kebagian BBM.Menurut Kepala Wira Pertamina Unit Pemasaran V Kupang, Windrian, kemungkinan besar keadaan ini akan berlangsung sampai dengan Jumat 8 Juli. Sebab kapal tanker pertamina masih dalam perjalanan menuju ke Kupang. "Kapal itu membawa 2500 ton premium, dan 3500 ton solar." (gtp/)


Berita Terkait