Keluarga Belum Bisa Bawa Pulang Sisa Tubuh Yulius
Rabu, 06 Jul 2005 01:24 WIB
Jakarta -
Hingga pukul 23.30 WIB, Selasa (5/7/2005), sisa tubuh Yulius belum bisa dibawa pulang oleh keluarganya. Sebab, pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusuma (RSCM) belum mengizinkannya.Alasannya, sisa tubuh korban mutilasi ini diperlukan oleh rumah sakit untuk keperluan identifikasi jika polisi berhasil menemukan potongan tubuh yang masih hilang. Menurut Sammy, salah seorang keluarga dekat Yulius, mereka sebetulnya ingin membawa sisa tubuh Yulius pulang malam ini. "Namun pihak polisi dan rumah sakit belum mengizinkan," ujarnya kepada wartawan di depan ruang tunggu Kamar Jenazah RSCM, Salemba, Jakarta Pusat. Sisa tubuh Yulius yang tergeletak di ruang Forensik Kamar Jenazah RSCM adalah dua potongan kaki di bawah lulut dan kepala, yang semuanya telah hampir membusuk.Sammy adalah keluarga sekampung dengan Yulius di Teonilasrua, Ambon. Orang tua kandung Yulius yang masih tinggal di kampung, menurut Sammy, sedang dalam perjalanan menuju ke RSCM. Sammy, yang datang bersama rombongan kerabat dekat Yulius dan juga tetangga Yulius sewaktu masih tinggal di Warakas, Tanjung Priok, menyatakan apapun alasannya pembunuhan ini memang kejam. "Terlepas dari dia itu punya salah atau tidak, ini sungguh tidak manusiawi."Yulius baru tiga bulan tinggal di perumahan Harapan Jaya, Bekasi. Sebelumnya dia tinggal bersama pamannya di Warakas 4, gg. 17, RT 08 RW 06, Tanjung Priok.Menurut seorang tetangga Yulius saat masih tinggal di Warakas, Ibu Syafei'i, Yulius adalah pemuda yang santun dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan di lingkungannya. "Orangnya baik, kalo waktunya kerja ya dia kerja, ia juga aktif di karang taruna." Ia mengaku ikut prihatin dengan terjadinya musibah ini. "Ia sudah saya anggap seperti anak sendiri," ujar Ibu Syafeii berkaca-kaca. Menurutnya, sebelum pindah ke Bekasi Yulius bekerja di pelabuhan. "Saya terakhir melihat tiga bulan lalu sebelum ia pindah. Tahunya terjadi musibah ini."
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































