Prabowo Siap Tanggung Jawab

Kredit Macet Mandiri

Prabowo Siap Tanggung Jawab

- detikNews
Selasa, 05 Jul 2005 20:12 WIB
Jakarta - PT Kiani Kertas yang dipimpin Prabowo Subianto diduga terlibat kasus kredit macet di Bank Mandiri. Prabowo siap bertanggung jawab. "Saya juga selaku pemegang saham, maka saya harus bertanggung jawab dan saya berharap hal ini bisa cepat selesai," kata Prabowo seusai diperiksa penyidik di Gedung Bundar, Kejaksaa Agung, Jl. Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2005). Menurut Prabowo, dirinya memenuhi panggilan Kejagung untuk memberikan klarifikasi sebagai saksi. Dirinya juga memberikan keterangan tentang proses yang terjadi di Kiani Kertas."Saya diperiksa cukup intensif dan saya berharap dari klarifikasi dan keterangan yang saya berikan dapat menjernihkan persoalan," kata mantan Pangkostrad ini. Prabowo menjelaskan, ketika dirinya mengambil alih PT Kiani Kertas, perusahaan tersebut sudah mengalami kredit macet selama 6 tahun. "Waktu itu untuk menyelamatkan aset nasional, maka PT Kiani kita ambil alih, karena terasa begitu strategis," papar mantan menantu Soeharto itu. Namun, menurut Prabowo, setelah beberapa bulan berjalan, kinerja PT Kiani tidak seperti yang diharapkan. "Saat itu kita butuh suntikan dana sebesar US$ 50 juta. Karena tak mendapatkan dana tersebut maka kita berinisiatif untuk menjual PT Kiani ini. Pada saat akan menjual ini pun, saya sudah lapor ke pemerintah dan pimpinan nasional," ujar dia. Prabowo sebenarnya sangat menyayangkan perusahaan ini dijual ke pihak asing. Menurut dia, yang seharusnya memiliki PT Kiani adalah putra bangsa Indonesia, karena industri ini sangat menjanjikan dan kompetitif.Prabowo selesai diperiksa penyidik pukul 18.00 WIB setelah diperiksa 10 jam, dari pukul 08.00 WIB. Setelah pemeriksaan, wajah Prabowo terlihat sedikit lelah namun tetap antusias menjawab pertanyaan wartawan. Dia pulang naik Toyota Alphard silver nomor polisi B 888 BS. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads