Pertamina Yogyakarta Janji BBM Normal dalam Waktu 3 Hari

Pertamina Yogyakarta Janji BBM Normal dalam Waktu 3 Hari

- detikNews
Selasa, 05 Jul 2005 18:10 WIB
Yogyakarta - Kepala Pertamina Unit IV Pemasaran Yogyakarta Imam Hidayat berjanji kelangkaan premium di pasaran wilayah Yogyakarta akan kembali normal dalam waktu tiga hari. Sebab semua pesanan atau DO (Delivery Order) hari ini, Selasa (5/7/2005) sudah bisa dipenuhi."Dalam waktu tiga hari ini premium sudah kembali normal. Seluruh permintaan akan kami penuhi meski sudah melebih kuota, karena ini perintah dari Pertamina pusat," kata Imam Hidayat saat acara dengar pendapat dengan Komisi B DPRD DIY di gedung DPRD DIY di Jl Malioboro.Imamn mengakui pada hari Senin kemarin ada sejumlah SPBU yang mengalami kekosongan stok BBM jenis premium. Namun SPBU-SPBU yang kemarin kehabisan stok itu mulai hari ini mendapat kiriman dari Depo Pertamina Rewulu."Hari ini seluruh permintaan akan kami penuhi semua, tapi pasokannya secara bergilir. Buktinya beberapa SPBU yang kemarin tutup, hari ini sudah bisa melayani lagi," katanya.Imam menjelaskan, permintaan premium di wilayah DIY dan eks Karesidenan Kedu saat ini mengalami peningkatan. Tercatat hingga akhir bulan Mei permintaan premium sudah mencapai 47 persen. Padahal berdasarkan data tahun 2004 permintaan hingga Mei seharusnya tidak lebih dari 41 persen.Permintaan premium di wilayah DIY dan Kedu total 323.443.000 liter/tahun. Untuk jenis solar sekitar 102.632.000 liter/tahun. Sedangkan minyak tanah sekitar 141.709.000 liter/tahun."Sekarang ini mencapai sekitar 47 persen dari seluruh kuota premium per tahunnya. Sekarang sudah naik 6 persen. Meski sudah melebihi kuota berdasarkan perintah Pertamina pusat tetap akan kami layani," katanya.Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM ini, Pertamina bersama Hiswana Migas DIY terus berkoordinasi untuk mempercepat suplai premium di pasaran. Selain itu meminta kepada pengelola SPBU agar memprioritaskan konsumen yang menggunakan mobil dan motor. Sedangkan untuk pedagang eceran yang kulakan menggunakan jerigen, untuk sementara itu tidak dilayani.Ketua Komisi B Basuki Rahmat pesimistis kelangkaan premium ini akancepat teratasi dalam waktu tiga hari. Sebab kelangkaan BBM jenis premium ini sudah meluas di seluruh DIY. Sementara itu armadatangki jumlahnya terbatas."Sekarang ini sudah meluas kelangkaannya, kalaupun ada pasokan di sejumlah SPBU, itu belum menjamin akan teratasi semuanya. Bisa jadi kelangkaan ini malah merembet ke solar dan minyak tanah," katanya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads