Revitalisasi PT KA Butuh Rp 11,2 T
Selasa, 05 Jul 2005 17:22 WIB
Jakarta - Pemerintah akan melakukan perombakan besar-besaran (revitalisasi) di jajaran PT Kereta Api (KA). Upaya ini sedikitnya membutuhkan Rp 11,2 triliun.Hal ini disampaikan Menneg BUMN Sugiharto usai menerima perwakilan karyawan PPD di Bina Graha, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (5/7/2005)."Butuh dana Rp 11,2 triliun untuk revitalisasi, tapi untuk emergency, kira-kira sekitar Rp 5,3 miliar," katanyaPerombakan jajaran direksi, kata Sugiharto, masuk dalam program ini. Dan jangan harap direksi yang kini menjabat akan terpilih lagi."Kita tidak akan memperpanjang masa tugas direksi yang sedang menjabat. Kita akan rombak mana yang perlu dirombak," tegasnya.Namun mantan direktur keuangan PT Medco Energy itu tidak menjelaskan, apakah pergantian direksi PT KA ini terkait dengan tabrakan KA di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 30 Juni 2005, yang menewaskan empat orang itu.Sugiharto mengakui, untuk merombak manajemen dan sistem kerja di PT KA tidak mudah, perlu pengkajian dan pendalaman supaya kesinambungan pekerjaan di PT KA bisa dijaga.Manajemen PT KA saat ini diakuinya memang sudah berusaha maksimal untuk memperbaiki kinerja. Namun karena keterbatasan infrastruktur selama 10 tahun terakhir, keamanan dan kenyamanan penumpang menjadi tidak optimal.
(umi/)











































