DetikNews
Jumat 13 April 2018, 23:32 WIB

Ritual Bakar Batu di Tengah Kampung yang Diduduki KKB Papua

Mei Amelia R - detikNews
Ritual Bakar Batu di Tengah Kampung yang Diduduki KKB Papua Foto: dok. Istimewa
Tembagapura - Kampung Opitawak dan Kampung Banti 2, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, merupakan salah satu lokasi yang sempat diduduki oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Untuk memulihkan kondisi di sana, TNI-Polri melakukan upaya persuasif terhadap masyarakat.

Salah satu upaya pendekatan TNI-Polri adalah melibatkan diri dalam ritual bakar batu. Pihak TNI-Polri memberikan bantuan berupa dua ekor babi untuk ritual adat tersebut.

"Disepakati, acara bakar batu dilaksanakan di Desa Banti 2 pada hari Jumat, tanggal 13 April 2018. Kegiatan ini dalam rangka mencari solusi terkait dengan Kampung Banti 2," ujar Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto dalam keterangan tertulis, Jumat (13/4/2018).


Hermanto menambahkan, kampung yang sempat diduduki oleh KKB tersebut kini sudah bisa diambil alih kembali oleh TNI-Polri.

Sementara itu, Komandan Koramil Tembagapura Kapten Hadi mengatakan tujuan TNI-Polri memberikan bantuan untuk ritual itu agar hubungan antara pihaknya dan masyarakat menjadi erat. Hadi juga meminta masyarakat proaktif memberikan informasi mengenai situasi keamanan di kampung mereka.

TNI-Polri bantu menyumbang babi untuk ritual bakar batu TNI-Polri menyumbang babi untuk ritual bakar batu. (Foto: dok. Istimewa)

"Bapak-bapak dan Ibu-ibu agar membantu kami, dalam hal ini TNI-Polri, memberikan informasi apabila ada orang luar yang masuk ke kampung dengan maksud ingin mengacaukan kami," katanya.

TNI-Polri bantu menyumbang babi untuk ritual bakar batu TNI-Polri menyumbang babi untuk ritual bakar batu. (Foto: dok. Istimewa)

Kegiatan ini juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport. Kepala Distrik Tembagapura Martinus Nuboba berharap situasi keamanan di wilayahnya tetap kondusif.


"Manusia merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan, maka mari kita kerja sama agar keamanan ini terus terjaga," katanya.
(mei/rjo)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed