" Dari 7 orang pelaku ini ada yang menembak, itu Ronald, (yang) membacok inisial BAE. Kemudian dari 7 orang ini kami meteapkan 9 orang DPO," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Sitepu kepada wartawan di Mapolres Jakbar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (13/4/2018).
Tujuh pelaku yakni NM, CO, PD, MH, RT, SRB, dan HB. Edy mengatakan, para pelaku membacok dan menembak korban karena sakit hati. Para pelaku sakit hati karena ditegur oleh korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang bukti penembakan dan pengeroyokan Sandy Foto: Eva Savitri/detikcom |
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/4) lalu. Setelah kejadian itu, para pelaku datang mencari korban yang saat itu diketahui sedang berada di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Akhirnya begitu ketemu, korban dibacok, setelah itu ditembak menggunakan senjata rakitan tepat kena di bagian pinggang," lanjutnya.
Barang bukti penembakan dan pengeroyokan Sandy Foto: Eva Savitri/detikcom |
Beruntung nyawa korban selamat. Tidak lama setelah kejadian itu, polisi menangkap satu persatu para pelaku.
"Jadi alat yang digunakan untuk membacok ini ada parang yang digunakan oleh inisial B, ini
sebenarnya dibacokkan ke kepala tapi ditangkis oleh korban jadi mengenai tangannya," lanjutnya.
Sementara tersangka R menembak korban dengan senjata api rakitan. Polisi menyita senjata api rakitan dari pelaku.
(mea/mea)












































Barang bukti penembakan dan pengeroyokan Sandy Foto: Eva Savitri/detikcom
Barang bukti penembakan dan pengeroyokan Sandy Foto: Eva Savitri/detikcom