Menu Santap Siang SBY: Terong Teho dan Tomat Titanik
Selasa, 05 Jul 2005 15:30 WIB
Jakarta - Tidak seperti biasanya, Presiden SBY mengumumkan menu makan siangnya, Selasa (5/7/2005). Siang ini menu RI-1 itu adalah terong teho dan tomat titanik.Hah, makanan apa pula itu? Terong teho tak berbeda dengan terong lainnya. Hanya saja warnanya lebih gelap dan nyaris tanpa biji. Dagingnya juga kenyal. Terong ini diembeli-embeli teho singkatan dari terong enak hasil oke.Sedangkan tomat titanik, besarnya seperti tomat biasa. Tapi dagingnya lebih tebal, lebih padat, dan lebih manis. Titanik kependekan dari tomat ini buatan Karanganyar.Yah begitulah. Dua sayuran itu semuanya produk Karangnyar, Jawa Tengah. Semuanya adalah produk unggulan.Mulai hari ini, SBY dan menterinya akan menyantap sayur mayur unggulan dari berbagai daerah. Santap siang dengan menu menyehatkan ini dilakukan di sela-sela rapat kabinet. Kebetulan hari ini yang mendapat giliran adalah produk dari Karangnyar.Selain terong teho dan tomat titanik, masih ada menu unggulan lain yang disuguhkan pada SBY. Misalnya kacang panjang yang panjangnya 50-80 cm, pare yang rasanya tidak pahit, dan melon landika -- kependekan dari lahir di Karanganyar.Ide menghidangkan santap siang dengan bahan baku dari dalam negeri ini muncul ketika Presiden SBY mengunjungi pameran produk pertanian di Wonogiri, Jawa Tengah. Di stan Karanganyar, Presiden menyampaikan ketertarikannya pada produk-produk pertanian unggulan yang ditampilkan dan memintanya untuk dihidangkan sebagai menu makan siang sidang kabinet.Akhirnya, petani Karanganyar pun mengirimkannya ke Istana Presiden. "Permintaan pare dari Jepang sangat tinggi dibandingkan di Indonesia. Jadi kami akan menambah produksi untuk ekspor," papar Mulyono, petani yang memboyong produknya ke Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara.Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng yang mendampingi Mulyono memaparkan, motivasi menyajikan produk unggulan adalah untuk meningkatkan citra produk pertanian dalam negeri."Selama ini kita selalu dengar jambu bangkok... pokoknya yang bangkok-bangkok... padahal itu juga tanaman dalam negeri. Jadi kita ingin angkat image produk pertanian dalam negeri," papar pria berkumis ini.Saking gembiranya pada produk pertanian nomor wahid itu, SBY bahkan sempat memberi presentasi di hadapan para menterinya tentang sayur mayur itu."Presiden juga membuka kesempatan kepada para bupati maupun gubernur yang ingin produk unggulannya dipromosikan dalam rapat kabinet untuk menghubungi bagian rumah tangga kepresidenan," jelas Andi.Tak cuma sayur mayur dan buah, daging dan ikan pun bisa dipamerkan. Sedaaapppp....
(nrl/)











































