detikNews
Jumat 13 April 2018, 14:47 WIB

Gatot Nurmantyo Temui Panglima Angkatan Bersenjata Belanda

Herianto Batubara - detikNews
Gatot Nurmantyo Temui Panglima Angkatan Bersenjata Belanda Foto: Gatot Nurmantyo bertemu Panglima Angkatan Bersenjata Belanda Laksamana Rob Bauer (istimewa)
Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo menemui Panglima Angkatan Bersenjata Belanda Laksamana Rob Bauer di Amsterdam. Pertemuan itu dalam rangka farewell visit atau kunjungan perpisahan.

"Saya berkesempatan melakukan courtessy call, dengan Laksamana Rob Bauer, Panglima Angkatan Bersenjata Belanda, dalam rangkaian farewell visit saya dan di sela silaturahmi ke keluarga menantu di Belanda," kata Gatot dalam keterangan yang disampaikan tim medianya, Jumat (13/4/2018).


Dalam pertemuan pada Kamis (12/4) itu, ada beberapa hal yang disampaikan Gatot terkait kebijakan Indonesia. Dia bicara dalam kapasitasnya sebagai mantan Panglima TNI.

Gatot Nurmantyo Temui Panglima Angkatan Bersenjata BelandaFoto: Gatot Nurmantyo berbincang dengan Laksamana Rob Bauer (istimewa)

"Konstitusi Indonesia sudah jelas, bahwa Indonesia adalah negara yang tidak akan melakukan serangan pada negara Lain. Kemudian Indonesia melakukan politik yang bebas aktif, tidak menjadi bagian dari blok manapun juga," kata Gatot.

Gatot juga menambahkan, berdasarkan konstitusi Indonesia bukanlah negara yang melakukan operasi di luar wilayah NKRI.


"Kecuali, jika ada rakyat Indonesia disandera dan harus dibebaskan, atau untuk melaksanakan operasi perdamaian PBB. Itu beda ceritanya," tegas Gatot yang namanya selalu masuk dalam survei capres yang dibuat sejumlah lembaga.

Gatot Nurmantyo Temui Panglima Angkatan Bersenjata BelandaFoto: Gatot Nurmantyo bertemu Panglima Angkatan Bersenjata Belanda Laksamana Rob Bauer (istimewa)

Sementara Laksamana Rob Bauer menyambut baik kehadiran Gatot. Dia menilai persahabatannya dengan Gatot juga merefleksikan hubungan antara Indonesia dan Belanda.

"Hubungan Indonesia-belanda sudah baik sekarang ini, dan beraharap akan lebih baik di masa datang," kata Rob Bauer.

Seperti diketahui, dukungan bagi Gatot Nurmantyo untuk maju di Pilpres 2019 terus muncul. Setidaknya sudah ada dua kelompok relawan yang mendeklarasikan dukungan kepada Gatot. Keduanya adalah Gatot Nurmantyo untuk Rakyat (GNR) dan Relawan Selendang Putih Nusantara (RSPN).

Bahkan RSPN mulai melakukan komunikasi-komunikasi politik. Mereka bersilaturahmi ke parpol-parpol, seperti ke Partai Bulan Bintang (PBB). RSPN berniat mencari tiket bagi Gatot maju di Pilpres 2019.

Namun hingga saat ini Gatot belum mendapat dukungan resmi dari parpol. Padahal syarat untuk maju di Pilpres 2019 adalah mendapat dukungan dari partai atau gabungan partai yang memiliki suara sah Pemilu 2014 minimal 25% atau kepemilikan kursi di DPR 20%.

Gatot baru saja pensiun dari TNI. Eks Panglima TNI itu belum memiliki kendaraan maju untuk menjadi capres.
(hri/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com