Di Yogyakarta
Kelangkaan BBM Menjadi-jadi
Selasa, 05 Jul 2005 14:23 WIB
Yogyakarta - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terutama jenis premium semakin meluas di daerah Yogyakarta. BBM tidak hanya menghilang di sekitar Kota Yogyakarta, Sleman dan Bantul saja. Namun sekarang sudah merambah hingga Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul.Berdasarkan pantauan detikcom hari ini, Selasa (5/7/2005), sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Yogyakarta dan Sleman belum menerima pasokan BBM dari Depo Pertamina Rewulu. Sedangkan SPBU yang menerima pasokan, langsung diserbu konsumen sehingga terjadi antrean cukup panjang.Di Gunungkidul dan Kulonprogo, banyak SPBU yang belum menerima pasokan solar dan premium sejak hari 2 Juli lalu. Di tempat tersebut, hampir semua SPBU dipasang tulisan 'premium habis.' Di depan pintu gerbang SPBU Semin sebuah truk pengangkut sembako terpaksa ditinggal pemiliknya karena kahabisan solar.Di SPBU Jl Kaliurang Km 5, premium kosong sejak 4 Juli pagi. Saat satu mobil tangki datang hari ini pukul 10.00 WIB untuk memasok premium di tangki penampungan, puluhan konsumen sudah antre menunggu.Antrean panjang terjadi di SPBU tersebut hingga meluber di pinggir jalan sepanjang 50 meter. Arus lalu lintas dari arah utara dan selatan macet. Agar lalu lintas mencair, lima polisi lalu-lintas dari Polres Sleman langsung ikut mengatur antrean.Pemandangan serupa terjadi di SPBU Kutu di sebelah selatan Stasiun TVRI Yogyakarta dan SPBU Mlati Sleman. Di SPBU Kutu, pompa khusus mobil dipasang papan pengumuman "premium untuk mobil habis". Para petugas hanya melayani pengisian BBM jenis solar dan premium khusus sepeda motor. Antrean motor memanjang lebih dari 100 meter hingga depan pintu gerbang TVRI Yogyakarta. Di tempat itu, empat polisi ikut berjaga mengamankan sekitar SPBU.Di SPBU Monjali, konsumen terpaksa membeli BBM jenis pertamax dengan harga yang jauh lebih mahal dibanding premium. Di SPBU tersebut belum menerima pasokan premium sejak 3 Juli. Untuk mendapat 2-3 liter pertamax saja konsumen terpaksa juga antre. Antrean meluber di sepanjang Jl Monjali."Daripada motor kami tak jalan karena tidak adan bensin, hari terpaksa di isi pertamax dengan harga lebih mahal," kata Safitri, seoarang karyawati BPR kepada detikcom saat mengisi BBM di SPBU Monjali. Seperti diketahui, seliter premium Rp 2.400 dan pertamax Rp 4.000/liter.
(nrl/)











































